Dengan memanfaatkan berbagai benda dan situasi di sekitar anak, pembelajaran matematika menjadi lebih konkret dan mudah dipahami.
Mengenalkan angka dan berhitung kepada anak usia dini sebaiknya dilakukan secara bertahap dan menyenangkan. Anak tidak harus langsung menguasai berbagai konsep matematika yang kompleks.
Yang lebih penting adalah membangun pengalaman positif agar anak terbiasa melihat angka, mengenali pola, membandingkan jumlah, dan menggunakan kemampuan berhitung dalam aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Standar Guru dan Tendik Diperbarui, Ada Syarat S1 D-IV hingga Sertifikasi Sesuai Bidang Tugas
Dengan menggabungkan permainan, lagu, interaksi keluarga, serta latihan sederhana, orangtua dapat membantu membangun fondasi numerasi yang kuat sekaligus membuat anak lebih akrab dengan dunia matematika sejak usia dini.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir