Anak Mimisan: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kapan Harus ke Dokter

Anak Mimisan: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kapan Harus ke Dokter

17 November 2025 | 00:55

Suhu dingin membantu menyempitkan pembuluh darah sehingga perdarahan berhenti lebih cepat.

4. Ingatkan Anak untuk Tidak Meniup Hidung

Setelah mimisan berhenti, hindarkan anak dari:

  • Meniup hidung

  • Mengorek hidung

  • Membungkuk terlalu lama

  • Beraktivitas berat

Hal ini penting untuk mencegah perdarahan kembali muncul.

5. Jangan Menyuruh Anak Berbaring Telentang

Berbaring telentang dapat membuat darah mengalir ke belakang hidung hingga ke tenggorokan. Selain tidak nyaman, darah yang tertelan dapat membuat anak mual dan muntah.

Kapan Mimisan Perlu Diwaspadai?

Walaupun sebagian besar mimisan tidak berbahaya, ada kalanya perdarahan menjadi tanda kondisi medis yang lebih serius. Anda sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter apabila:

  • Mimisan terlalu sering, misalnya lebih dari 1–2 kali dalam seminggu

  • Darah tidak berhenti setelah 10–15 menit meski sudah diberikan tekanan

  • Anak tampak pucat, lemas, atau kebingungan

  • Mimisan terjadi akibat benturan keras pada kepala

  • Terdapat perdarahan di bagian tubuh lain, seperti gusi atau memar tanpa sebab

  • Anak memiliki riwayat gangguan pembekuan darah

  • Mimisan disertai demam tinggi atau penurunan kondisi umum

Situasi tersebut memerlukan evaluasi medis lebih lanjut untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan yang mendasarinya.

Bisakah Mimisan pada Anak Dicegah?

Tentu bisa! Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu mengurangi kejadian mimisan:

1. Jaga Kelembapan Udara

Gunakan humidifier di kamar anak, terutama saat udara sangat kering atau ruangan sering menggunakan AC. Kelembapan yang ideal membantu menjaga selaput hidung tetap lembap.

2. Gunakan Saline Spray

Semprotkan saline (air garam steril) untuk membantu melembapkan hidung anak jika tampak kering. Cara ini aman digunakan setiap hari.

3. Potong Kuku Anak Secara Teratur

Kuku yang pendek mengurangi risiko luka di dalam hidung ketika anak mengorek atau menggaruk hidung.

4. Ajarkan Anak untuk Tidak Mengorek Hidung Terlalu Dalam

Berikan pengertian bahwa mengupil terlalu keras bisa melukai hidung. Berikan tisu jika anak perlu membersihkan hidung.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Penyebab mimisan pada anak Cara mengatasi mimisan Pertolongan pertama mimisan Kapan mimisan perlu ke dokter

Komentar Pengguna