Dengan melakukan sendiri, anak tidak hanya mendengar instruksi, tetapi juga mengalami prosesnya secara langsung. Hal tersebut dapat membantu informasi lebih mudah diingat.
Jangan hanya memberikan apresiasi ketika anak berhasil mengingat seluruh instruksi. Usaha dan kemajuan kecil juga perlu dihargai.
Pujian dan dorongan positif dapat membuat anak merasa percaya diri sekaligus termotivasi untuk terus berlatih. Orang tua dapat memberikan apresiasi ketika anak berhasil mengingat lebih banyak langkah atau menyelesaikan tugas sesuai arahan.
Baca Juga: Pendaftaran BeZakat 2026 Diperpanjang hingga 14 September, Ini Jadwal Lengkap Seleksinya
Ketika anak berulang kali lupa dengan instruksi, orang tua sebaiknya mencoba memahami cara kerja memori anak sebelum memberikan teguran.
Kapasitas memori kerja yang masih berkembang dapat membuat anak mudah kehilangan informasi ketika menerima terlalu banyak hal dalam waktu bersamaan. Oleh sebab itu, instruksi yang sederhana, bertahap, disertai visualisasi dan praktik dapat membantu proses belajar.
Dengan latihan yang konsisten serta dukungan positif dari orang tua, kemampuan anak dalam mengingat dan menggunakan informasi dapat terus berkembang seiring bertambahnya usia.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir