Dengan begitu, anak belajar bahwa ada banyak cara untuk merasa tenang tanpa selalu bergantung pada perangkat digital.
Anak boleh menggunakan HP, tetapi penggunaannya perlu disertai batasan dan pendampingan yang sesuai.
Teknologi tidak harus sepenuhnya dijauhkan dari anak. Justru, anak perlu belajar mengenal teknologi dengan cara yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Hal yang perlu dihindari adalah penggunaan tanpa batas hingga mengurangi waktu tidur, aktivitas fisik, proses belajar, interaksi keluarga, maupun hubungan sosial anak.
Peran orang tua bukan hanya menghitung durasi penggunaan, tetapi juga memastikan apa yang dilakukan anak, kapan perangkat digunakan, dan apakah aktivitas tersebut mengganggu kebutuhan lainnya.
Baca Juga: Cari Magang BUMN? 5 Posisi Ini Cocok untuk Kamu yang Ingin Serius Bangun Karier
Pada akhirnya, tujuan mengenalkan teknologi kepada anak bukan sekadar membuat mereka mampu menggunakan HP. Lebih dari itu, anak perlu dibimbing agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus mengendalikan kebiasaan penggunaannya.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir