Parenting
Rahman Abdullah

Anak Sulit Tidur Sebelum Jam 9 Malam? Ini Cara Mengatur Pola Tidur yang Lebih Sehat

Anak Sulit Tidur Sebelum Jam 9 Malam? Ini Cara Mengatur Pola Tidur yang Lebih Sehat

11 Agustus 2026 | 22:34

Ini Hubungannya dengan Rapor Pendidikan

Kurang tidur pada orang tua dapat menyebabkan tubuh lebih mudah lelah dan membuat pengelolaan emosi sehari-hari menjadi lebih sulit.

Jangan Hanya Fokus pada Jam 9 Malam

Membiasakan anak tidur lebih awal memang baik, tetapi orang tua sebaiknya tidak menjadikan pukul 9 malam sebagai satu-satunya patokan.

Waktu tidur ideal perlu disesuaikan dengan usia anak, waktu bangun, kebutuhan tidur harian, serta aktivitas pada siang hari.

Misalnya, anak yang harus bangun lebih pagi tentu perlu tidur lebih awal agar total waktu istirahatnya tetap mencukupi.

Dengan demikian, yang paling penting bukan sekadar "tidur sebelum jam 9", melainkan membangun jadwal tidur yang konsisten dan sesuai kebutuhan anak.

Cara Membiasakan Anak Tidur Lebih Teratur

Membentuk pola tidur yang baik membutuhkan proses. Orang tua dapat menerapkan beberapa kebiasaan sederhana berikut.

Kenalkan Perbedaan Siang dan Malam

Sejak usia dini, anak dapat diperkenalkan dengan rutinitas yang membedakan aktivitas siang dan malam.

Siang hari dapat digunakan untuk bermain, belajar, dan melakukan aktivitas fisik. Sementara itu, malam hari dibuat lebih tenang sebagai persiapan menuju waktu tidur.

Atur Waktu Tidur Siang

Tidur siang memang bermanfaat bagi anak, terutama pada usia tertentu. Namun, waktu dan durasinya perlu disesuaikan.

Tidur siang yang terlalu lama atau terlalu dekat dengan waktu tidur malam dapat membuat anak sulit mengantuk ketika malam tiba.

Karena itu, orang tua dapat mengatur tidur siang agar tidak mengganggu jadwal tidur malam anak.

Mulai Rutinitas Malam Lebih Awal

Jangan menunggu anak sudah mengantuk baru mengajaknya bersiap tidur.

Sekitar satu jam sebelum waktu tidur, orang tua dapat mulai mengurangi aktivitas yang terlalu merangsang. Anak bisa diajak mandi, berganti pakaian, membaca buku cerita, atau melakukan aktivitas tenang lainnya.

Rutinitas yang dilakukan berulang kali akan membantu tubuh dan pikiran anak mengenali bahwa waktu istirahat sudah semakin dekat.

Baca Juga: Sulingjar 2026 Tidak Bisa Login? Jangan Panik, Cek 5 Hal Ini Sebelum Hubungi Operator

Ciptakan Kamar yang Nyaman

Suasana kamar juga dapat memengaruhi kenyamanan anak ketika tidur.

Pastikan ruangan cukup tenang, pencahayaan tidak terlalu terang, dan suhu terasa nyaman. Kebiasaan menggunakan televisi atau gawai menjelang tidur juga sebaiknya dibatasi agar anak lebih mudah memasuki waktu istirahat.

Orang Tua Perlu Memberikan Contoh

Anak akan lebih mudah mengikuti kebiasaan jika melihat orang tuanya juga menerapkan pola hidup yang teratur.

Jika orang tua meminta anak berhenti menggunakan gawai menjelang tidur, tetapi orang tua sendiri terus menggunakan ponsel hingga larut malam, anak tentu akan lebih sulit memahami aturan tersebut.

Karena itu, membangun pola tidur sehat sebaiknya menjadi kebiasaan seluruh keluarga.

Membaca Buku Bisa Menjadi Rutinitas Sebelum Tidur

Salah satu cara sederhana untuk membuat anak lebih tenang menjelang tidur adalah membacakan buku cerita.

Aktivitas tersebut dapat menjadi waktu berkualitas antara orang tua dan anak sekaligus membantu mengurangi aktivitas yang terlalu merangsang sebelum tidur.

Selain mendukung rutinitas tidur, membaca bersama juga dapat menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan emosional dan menumbuhkan minat baca anak sejak dini.

Baca Juga: Sulingjar 2026 Berakhir 17 Agustus! Guru dan Kepala Sekolah Segera Login, Ini Caranya

Jangan Menunggu Sampai Masalah Tidur Berlarut

Gangguan tidur pada anak sesekali merupakan hal yang dapat terjadi. Namun, apabila anak terus mengalami kesulitan tidur, sering terbangun, mendengkur keras, mengalami jeda napas saat tidur, atau terlihat sangat mengantuk pada siang hari, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Evaluasi diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat faktor tertentu yang menyebabkan masalah tidur tersebut.

Pola tidur yang baik merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Tidur yang cukup membantu tubuh beristirahat, mendukung fungsi otak, menjaga suasana hati, dan menunjang aktivitas anak sepanjang hari.

Orang tua tidak perlu terpaku pada satu patokan jam tidur yang berlaku untuk semua anak. Yang jauh lebih penting adalah menyesuaikan jadwal dengan usia dan kebutuhan tidur anak serta menjaga rutinitasnya tetap konsisten.

Membiasakan anak tidur lebih awal dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti mengatur tidur siang, mengurangi aktivitas sebelum tidur, menciptakan suasana kamar yang nyaman, membatasi penggunaan gawai, dan membacakan cerita sebelum tidur.

Dengan rutinitas yang dilakukan secara sabar dan konsisten, tidur tidak lagi menjadi waktu yang sulit bagi anak, tetapi berubah menjadi kebiasaan sehat yang mendukung pertumbuhan dan kesehariannya.***

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Parenting Pola Tidur Kualitas Tidur

Komentar Pengguna