Karena itu, sikap menghormati guru perlu berjalan bersama ketelitian ilmiah. Bertanya dengan santun, memeriksa rujukan, dan mengakui perbedaan pendapat merupakan bagian dari belajar yang bertanggung jawab.
Santri dapat memulai dari kebiasaan sederhana: mencatat nama kitab serta pengarangnya, menuliskan penjelasan guru secara akurat, menanyakan sumber suatu pendapat, dan tidak menyebarkan kutipan agama tanpa memeriksa konteks.
Ketika menemukan ceramah atau potongan video di internet, jangan hanya mengandalkan popularitas pembicara. Bandingkan informasi dengan kitab, guru yang kompeten, dan sumber yang bisa ditelusuri.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir