Berubah menjadi versi yang lebih dewasa bukan berarti melupakan masa lalu, melainkan belajar hidup berdampingan dengannya. Mengizinkan diri untuk bahagia bukanlah bentuk pengkhianatan terhadap apa yang hilang, melainkan bukti bahwa kita masih menghargai hidup yang sedang dijalani. Sebab, meski tidak lagi utuh seperti dulu, hidup tetap layak diperjuangkan.
Ikhlas bukan tentang melupakan kehilangan, tetapi tentang berdamai dengannya. Hal yang hilang boleh meninggalkan luka, namun juga membawa pelajaran berharga. Mengikhlaskan adalah bentuk cinta dan penghargaan terakhir atas apa yang pernah hadir dalam hidup kita.
LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2