Bagi pemilik kulit berjerawat, es batu memang dapat membantu mengurangi kemerahan dan pembengkakan jerawat yang meradang. Tetapi ia bukan solusi untuk menyembuhkan jerawat itu sendiri. Penyebab jerawat lebih kompleks, mulai dari hormon, bakteri, hingga produksi minyak berlebih.
Yang sering luput dipahami, kesehatan kulit tidak bisa hanya bergantung pada satu langkah instan. Pola makan seimbang, cukup minum air, perlindungan dari sinar matahari, serta penggunaan skincare yang tepat jauh lebih berperan dalam jangka panjang dibandingkan ritual es batu beberapa menit.
Tren “ice facial” pada dasarnya menawarkan efek cepat yang terlihat, tetapi bukan perubahan mendasar. Ia seperti menyegarkan wajah dengan sensasi dingin yang menyenangkan memberi tampilan segar sesaat, bukan transformasi permanen.
Jadi, bolehkah menggunakan es batu untuk wajah? Boleh saja, selama dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan. Anggaplah ia sebagai perawatan tambahan untuk menyegarkan kulit, bukan solusi ajaib untuk mengencangkan wajah selamanya.
Karena pada akhirnya, kulit yang sehat bukan hasil dari trik instan, melainkan konsistensi dan perawatan yang tepat dari dalam maupun luar.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir