Selain membuat pengalaman membaca menjadi lebih interaktif, kegiatan bersama juga dapat membantu anak berlatih berkomunikasi, mendengarkan pendapat orang lain, dan menyampaikan cerita yang telah dibacanya.
6. Pilihkan Bacaan Berdasarkan Minat Anak
Tidak semua anak tertarik pada tema buku yang sama. Karena itu, minat pribadi anak dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan kebiasaan membaca.
Anak yang menyukai hewan, misalnya, dapat dikenalkan dengan buku cerita tentang binatang atau ensiklopedia sederhana. Sementara anak yang tertarik pada alam bisa diberikan bacaan mengenai tumbuhan, lingkungan, atau berbagai tempat di dunia.
Buku yang berkaitan dengan hal yang sudah disukai biasanya lebih mudah menarik perhatian anak. Setelah ketertarikannya tumbuh, orang tua dapat perlahan mengenalkan tema-tema lain.
Dengan pendekatan tersebut, pilihan bacaan anak dapat berkembang secara bertahap tanpa membuat kegiatan membaca terasa seperti sebuah kewajiban.
Pada akhirnya, membangun kegemaran membaca membutuhkan proses. Orang tua tidak perlu memaksakan target yang terlalu tinggi. Memberikan pilihan, menciptakan suasana menyenangkan, menjadi teladan, serta menyediakan akses terhadap buku dapat menjadi langkah sederhana untuk membuat anak semakin dekat dengan aktivitas membaca.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir