KebonCinta.com — Keamanan akun WhatsApp menjadi hal penting karena aplikasi tersebut sering digunakan untuk percakapan pribadi, pekerjaan hingga komunikasi keluarga.
Salah satu fitur yang dapat digunakan untuk menambah lapisan keamanan adalah verifikasi dua langkah.
Fitur tersebut memberikan perlindungan tambahan ketika nomor WhatsApp didaftarkan kembali pada perangkat lain.
WhatsApp menjelaskan bahwa verifikasi dua langkah merupakan fitur keamanan opsional yang dapat membantu melindungi akun.
Pengguna dapat mengaktifkannya melalui menu pengaturan akun.
Caranya, buka aplikasi WhatsApp kemudian masuk ke menu Setelan atau Settings.
Setelah itu pilih Akun.
Cari menu Verifikasi Dua Langkah lalu pilih opsi untuk mengaktifkan fitur tersebut.
WhatsApp akan meminta pengguna membuat PIN atau metode autentikasi tambahan sesuai fitur yang tersedia pada akun.
PIN tersebut berbeda dengan kode verifikasi yang biasanya dikirim melalui SMS atau panggilan telepon.
Pengguna juga disarankan memasukkan alamat email aktif.
Email dapat membantu proses pemulihan apabila pengguna lupa PIN atau membutuhkan verifikasi tambahan.
Pastikan email yang digunakan benar-benar dapat diakses.
Jangan menggunakan alamat email yang sudah lama tidak aktif.
Baca Juga: Takut WhatsApp Diambil Alih? Begini Cara Aktifkan Verifikasi Dua Langkah dan Lindungi Akun
WhatsApp juga dapat meminta pengguna memasukkan PIN secara berkala sebagai pengingat.
Hal tersebut normal dan merupakan bagian dari sistem keamanan aplikasi.
Pengguna sebaiknya tidak pernah memberikan PIN verifikasi dua langkah maupun kode OTP kepada orang lain.
Pihak WhatsApp, bank maupun instansi resmi tidak seharusnya meminta kode tersebut melalui percakapan pribadi.
Waspadai pula pesan yang mengaku sebagai teman atau keluarga kemudian meminta kode verifikasi.
Apabila kode diberikan, pelaku dapat mencoba mengambil alih akun.
Selain verifikasi dua langkah, pengguna juga dapat mengaktifkan kunci aplikasi, passkey maupun fitur keamanan tambahan lain yang tersedia.
Periksa pula daftar perangkat tertaut secara berkala.
Jika menemukan perangkat yang tidak dikenal, segera keluarkan perangkat tersebut dari akun.
Dengan beberapa langkah sederhana tersebut, risiko akun WhatsApp diambil alih pihak lain dapat dikurangi.
Keamanan digital tidak hanya bergantung pada aplikasi, tetapi juga pada kebiasaan pengguna dalam menjaga PIN, kata sandi dan informasi pribadi.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir