Kesepuluh tokoh tersebut, meskipun berlatar belakang berbeda—militer, ulama, buruh, diplomat, pendidikan—memiliki satu kesamaan: pengabdian kepada bangsa dan nilai keberanian.
Gelar pahlawan nasional yang diberikan bukan sekadar penghargaan simbolik, tapi ajakan bagi generasi muda untuk mengenal, meneladani dan melanjutkan semangat mereka dalam membela bangsa dan negara dari berbagai ancaman.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir