Ketika seseorang hanya berdoa tanpa harapan dan usaha, ia berisiko pasrah yang keliru. Ketika hanya berharap dan berafirmasi tanpa doa, ia bisa terjebak pada ilusi kendali diri. Keseimbangan lahir ketika manusia berdoa dengan penuh kesadaran, berharap dengan usaha nyata, dan menguatkan diri tanpa melupakan siapa pemilik hasil akhir.
Karena pada akhirnya, bahasa batin manusia memang beragam tetapi arah hidup tetap satu: berusaha sebaik mungkin, sambil berserah sepenuhnya.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir