Lifestyle
Azzahra Esa Nabila

FOMO dan Finansial: Ketika Takut Ketinggalan Berujung Pengeluaran

FOMO dan Finansial: Ketika Takut Ketinggalan Berujung Pengeluaran

24 Mei 2026 | 22:10

Bisa dari media sosial, teman, atau lingkungan kerja.

• Perhatikan situasi yang membuat ingin ikut-ikutan

• Sadari kapan keputusan finansial dipengaruhi emosi

• Beri jeda sebelum membeli atau ikut tren

2. Latih “delay decision” sebelum pengeluaran

Tidak semua hal harus diikuti saat itu juga. Memberi waktu 24 jam sebelum memutuskan pengeluaran bisa membantu menurunkan impuls.

3. Fokus pada tujuan finansial pribadi

Memiliki tujuan yang jelas membantu mengurangi pengaruh FOMO.

• Menabung untuk dana darurat

• Menyiapkan masa depan jangka panjang

• Membatasi pengeluaran non-prioritas

4. Kurangi paparan pemicu FOMO

Mengatur konsumsi media sosial bisa sangat membantu menjaga stabilitas mental dan finansial.

• Unfollow akun yang memicu perbandingan

• Kurangi waktu scrolling tanpa tujuan

• Fokus pada konten yang lebih realistis

FOMO bukan sekadar rasa ingin ikut-ikutan, tetapi bisa menjadi faktor besar yang memengaruhi kondisi finansial seseorang. Ketika rasa takut tertinggal dibiarkan mengendalikan keputusan, pengeluaran pun menjadi tidak terkendali.

Kunci utamanya bukan menghindari kehidupan sosial, tetapi memahami batas diri dan membuat keputusan finansial berdasarkan kebutuhan, bukan tekanan lingkungan.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Bijak Bermedia Sosial FOMO Anak Muda Wajib Tau!

Komentar Pengguna