5. Jangan membuat anak merasa gagal Saat anak salah mengucapkan, menunjuk, atau menulis huruf, jangan langsung menyalahkannya. Bantu anak untuk mengingat kembali huruf yang benar. Jika anak sudah memperbaiki kesalahannya dan memberikan jawaban yang benar, berikan pujian agar ia semakin percaya diri dan semangat untuk belajar.
Oleh karena itu, sebagai guru ataupun orang tua, kita perlu memiliki kesabaran yang luas dalam mendampingi anak belajar. Jangan langsung memberikan label “malas” ketika anak belum mampu memahami sesuatu. Bisa jadi, anak hanya membutuhkan cara belajar yang berbeda, lebih menyenangkan, dan sesuai dengan kemampuannya.
Sebab, setiap anak memiliki proses belajarnya masing-masing. Tugas kita adalah mendampingi, bukan membandingkan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir