Rutinitas malam juga tidak perlu rumit. Anak dapat diajak membersihkan diri, mengenakan pakaian tidur, membaca buku, atau melakukan aktivitas tenang bersama orang tua sebelum masuk waktu tidur.
Kunci utama dalam membangun kebiasaan tersebut adalah konsistensi. Rutinitas yang dilakukan berulang akan membantu anak mengenali pola dan memahami bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan pertanda bahwa waktunya beristirahat.
Baca Juga: Cara Hidup Nyaman sebagai Introvert, Mulai dari Menerima Diri hingga Punya Ruang Pribadi
Jam tidur anak bukan hanya persoalan kapan anak masuk kamar dan mulai memejamkan mata. Istirahat yang cukup menjadi bagian penting dari proses tubuh dalam memulihkan energi sekaligus mendukung tumbuh kembang.
Oleh karena itu, orang tua sebaiknya mulai membangun rutinitas tidur sehat sejak dini tanpa harus menunggu munculnya masalah tidur. Langkah sederhana yang diterapkan secara konsisten dapat membantu anak memiliki pola istirahat yang lebih teratur dan mendukung aktivitasnya sehari-hari.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir