Namun, jika jerawat sangat meradang, nyeri, atau jumlahnya banyak hingga mengganggu kepercayaan diri, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dalam beberapa kasus, jerawat hormonal berat bisa berkaitan dengan kondisi seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Lalu bagaimana menyikapinya? Kunci utamanya adalah menjaga keseimbangan. Membersihkan wajah secara teratur tanpa berlebihan, memilih produk non-komedogenik, serta menjaga pola makan dan tidur sangat membantu. Beberapa orang juga terbantu dengan penggunaan produk yang mengandung asam salisilat atau retinoid sesuai anjuran profesional.
Yang terpenting, jangan langsung panik setiap kali jerawat muncul menjelang haid. Tubuh perempuan memang bekerja dalam ritme hormonal yang dinamis. Selama kondisinya masih ringan dan tidak menetap sepanjang bulan, biasanya itu bagian dari siklus alami.
Jerawat saat menstruasi bukan tanda tubuh “bermasalah”, melainkan tanda bahwa hormon sedang bergerak sesuai siklusnya.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir