Khazanah
Hilmi An Naufal

Kampanye Politik di Era AI: Lebih Efisien, tapi Risiko Deepfake Makin Nyata

Kampanye Politik di Era AI: Lebih Efisien, tapi Risiko Deepfake Makin Nyata

12 Agustus 2026 | 08:09

UNESCO dan UNDP bahkan melihat adanya peluang untuk memperluas akses informasi dan keterlibatan warga.

Tetapi teknologi yang sama juga mampu menghasilkan deepfake, memperbanyak disinformasi dan membuat batas antara rekaman nyata dengan hasil manipulasi semakin kabur.

Karena itu, tantangan terbesar mungkin bukan menghentikan AI masuk ke dunia politik.

Teknologi tersebut sudah hadir.

Pekerjaan yang lebih penting adalah membangun aturan, transparansi, literasi digital, pengawasan, dan kebiasaan memeriksa informasi sehingga inovasi tidak berubah menjadi alat untuk mengaburkan kenyataan.

Dalam demokrasi, teknologi boleh berubah sangat cepat.

Tetapi satu hal tetap sama: pemilih membutuhkan informasi yang dapat dipercaya sebelum menentukan pilihan.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Khazanah Islam

Komentar Pengguna