Sahabat tercengang:
"Untuk apa engkau menyimpannya, wahai Rasulullah...?"
Rasulullah menatap mereka satu per satu, lalu berkata dengan suara haru:
Rasulullah:
"Aku simpan untuk umatku... Aku akan gunakan doaku itu untuk memberi syafaat kepada kalian di hari kiamat. Agar kalian selamat. Agar kalian bersama denganku di surga."
Tiba-tiba suasana hening.
Beberapa sahabat tak mampu menahan air mata. Mereka terisak. Umar menunduk. Abu Bakar memejamkan mata, menahan haru. Bahkan sahabat yang bertanya itu, kini gemetar bibirnya.
Sahabat itu bergetar:
"Engkau... engkau begitu mencintai kami ya Rasulullah..."
Rasulullah tersenyum lembut, sambil mengangguk:
"Aku mencintai kalian lebih dari diriku sendiri. Karena itu, aku tinggalkan dunia... dan simpan syafaat untuk akhirat."
Riwayat Hadis:
HR. Bukhari no. 7474
HR. Muslim no. 199
dan di riwayatkan dari Ahmad dan Imam al-Baihaqi, dalam kisah-kisah tentang kesederhanaan Rasullullah.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir