Seluruh tahapan tersebut dirancang untuk memperoleh calon praja yang memiliki kemampuan akademik, kesehatan, kebugaran, ketahanan mental, dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan kepamongprajaan.
Besarnya kebutuhan terhadap lulusan IPDN dapat menjadi daya tarik bagi siswa yang ingin berkarier dalam pelayanan publik. Namun, calon peserta tetap harus menunggu jadwal, formasi, dan persyaratan resmi tahun 2026.
Informasi sebaiknya diperiksa melalui portal SSCASN, situs IPDN, BKN, dan Kementerian Dalam Negeri. Peserta perlu menghindari pihak yang menawarkan bantuan kelulusan atau meminta pembayaran di luar mekanisme resmi.
Persiapan yang dapat dilakukan sementara adalah menjaga nilai akademik, meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, melatih kebugaran, memeriksa kesehatan mata, dan memastikan seluruh data kependudukan serta dokumen pendidikan telah sesuai.
Sumber informasi: Kompas.com, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Kementerian Dalam Negeri, dan SSCASN BKN.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir