Pendidikan
Hilmi An Naufal

Menag Ajak Santri hingga ASN Kemenag Jadi Agen Perlinsos, Bantu Cari Warga yang Berhak Menerima Bansos

Menag Ajak Santri hingga ASN Kemenag Jadi Agen Perlinsos, Bantu Cari Warga yang Berhak Menerima Bansos

04 Oktober 2026 | 21:10

Program tersebut dipersiapkan untuk diperluas implementasinya pada 2027. Masyarakat yang ingin menjadi Agen Perlinsos dapat melakukan pendaftaran secara digital. Calon agen terlebih dahulu perlu memiliki Identitas Kependudukan Digital atau IKD. Setelah itu, calon agen dapat masuk ke portal Perlinsos Digital Agen. Pengguna memilih menu pendaftaran agen kemudian melengkapi identitas yang dibutuhkan. Proses tersebut juga menggunakan verifikasi wajah sebagai bagian dari validasi identitas. Setelah identitas berhasil diverifikasi, calon agen harus menyetujui pernyataan komitmen sebelum proses pendaftaran selesai. Agen nantinya dapat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses sistem digital. Hal tersebut menjadi penting karena tidak semua warga yang membutuhkan bantuan mempunyai kemampuan teknologi atau akses informasi yang sama. Santri dan tokoh agama juga mempunyai posisi strategis karena mereka sering berinteraksi langsung dengan masyarakat. Seorang kiai, guru agama maupun penyuluh misalnya dapat mengetahui keluarga yang sedang kesulitan ekonomi di lingkungan sekitarnya. Informasi tersebut kemudian dapat membantu pemerintah memastikan masyarakat yang memenuhi syarat tidak tertinggal dari program perlindungan sosial. Meski demikian, keterlibatan Agen Perlinsos bersifat sebagai bentuk pelayanan sosial. Program tersebut bukan jalur untuk memperjualbelikan bantuan atau meminta biaya kepada masyarakat. Pendataan bantuan sosial harus dilakukan sesuai aturan agar benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Pemerintah berharap sistem digital dan dukungan agen di berbagai wilayah dapat memperbaiki ketepatan sasaran bansos. Data penerima menjadi salah satu aspek penting karena kesalahan data dapat menyebabkan masyarakat yang membutuhkan justru tidak mendapatkan bantuan. Ajakan kepada santri dan komunitas keagamaan juga menunjukkan bahwa peran pesantren tidak hanya berada pada bidang pendidikan keagamaan. Santri diharapkan turut hadir dalam persoalan sosial di lingkungan mereka. Mulai dari membantu masyarakat miskin, mendampingi orang sakit hingga memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu tetap mendapatkan perhatian.
LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 3
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna