Masalah sederhana yang terdapat di lingkungan sekolah maupun rumah dapat menjadi awal yang baik. Dari persoalan tersebut, siswa dapat belajar mengamati, bertanya, mencari informasi, melakukan percobaan, dan mengevaluasi solusi.
Pendekatan seperti ini membantu siswa mengubah pengetahuan yang sebelumnya bersifat teoritis menjadi sesuatu yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan.
Pada akhirnya, pembelajaran STEM dapat menjadi salah satu cara untuk menciptakan kegiatan belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna. Siswa tidak hanya mengetahui suatu konsep, tetapi juga belajar bagaimana menggunakan pengetahuan tersebut untuk menghasilkan solusi dalam kehidupan nyata.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir