SIAPA AKU INI

SIAPA AKU INI

11 Juli 2025 | 06:18

Bukan karena lelah, tetapi karena reda. Kita akhirnya mengerti: kita bukan pemeran utama, melainkan alat. Alat tak pernah menggerakkan dirinya sendiri. Kesadaran ini perlahan berubah menjadi zikir—bukan sekadar lafaz, melainkan keadaan batin yang menyatu dengan keyakinan: "Tiada daya dan upaya kecuali dengan Allah."

 

Dengan keyakinan penuh, rasa takut pun sirna. Tak ada lagi kekhawatiran akan masa depan, tak ada lagi penyesalan. Allah SWT sedang menulis kisah-Nya melalui diri kita. Semua ini bukan tentang kita, melainkan tentang-Nya.

 

Jadi, jika suatu saat tubuh bergerak tanpa disadari, jangan buru-buru menyalahkan atau merasa bersalah. Bisa jadi itu bukan kealpaan, melainkan pesan; bukan kelemahan, melainkan sentuhan-Nya. Sentuhan lembut dari Tuhan yang tak pernah berhenti bekerja, bahkan saat kita lupa.

 

Hidup ini bukan tentang kita, bukan tentang kekuatan tekad atau kepintaran rencana. Kita hanyalah lembar kosong yang ditulisi-Nya, panggung tempat skenario-Nya berlangsung. Dalam setiap gerakan, Dia sedang berkata: "Aku ada. Aku dekat. Aku yang menggerakkan segalanya."

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:

Komentar Pengguna