Jawaban yang diberikan juga sebaiknya menggambarkan kondisi sebenarnya di satuan pendidikan sesuai periode yang menjadi cakupan survei.
Menjelang batas akhir, operator sekolah memiliki peran penting dalam memastikan proses Sulingjar berjalan lancar.
Tugas operator bukan hanya membagikan kartu login kepada responden. Operator juga perlu memantau keterisian survei untuk mengetahui guru atau kepala sekolah yang belum menyelesaikan pengisian.
Dengan pemantauan tersebut, responden yang belum mengisi dapat segera diingatkan dan tidak menunggu hingga hari terakhir.
Berdasarkan informasi dalam materi ini, 17 Agustus 2026 menjadi batas akhir pengisian Sulingjar 2026.
Dengan semakin dekatnya batas waktu tersebut, guru dan kepala sekolah yang mengalami kendala sebaiknya segera melakukan pengecekan.
Semakin cepat masalah diketahui, semakin besar kesempatan untuk mendapatkan bantuan dan melakukan perbaikan apabila ditemukan kendala data maupun akses.
Menunda hingga hari terakhir justru berisiko menyulitkan proses penyelesaian apabila masalah membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh operator atau pihak terkait.
Baca Juga: Jangan Sampai Gagal! Ini 5 Kesalahan KIP Kuliah 2026 yang Wajib Dihindari Calon Mahasiswa
Jika Sulingjar 2026 tidak bisa login, guru dan kepala sekolah tidak perlu langsung panik. Periksa terlebih dahulu lima informasi penting, yaitu NPSN, token, NIK, tanggal lahir, serta alamat situs yang digunakan.
Jika seluruh data sudah benar tetapi akses tetap tidak berhasil, segera koordinasikan dengan operator atau proktor sekolah.
Sementara bagi responden yang sudah berhasil masuk, jangan lupa memastikan seluruh instrumen survei telah dijawab dan proses pengisian benar-benar selesai.
Dengan melakukan pengecekan lebih awal, kendala dapat diketahui dan ditangani sebelum batas waktu berakhir. Jangan menunggu sampai hari terakhir karena persoalan kecil pada data login pun dapat membutuhkan waktu untuk ditindaklanjuti.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir