Jika penggunaan kartu kredit membuat seseorang semakin sulit mengendalikan keinginan berbelanja, penggunaannya dapat dibatasi. Misalnya, kartu kredit tidak perlu dibawa ketika pergi berbelanja untuk kebutuhan tertentu.
Menentukan alat pembayaran dan batas pengeluaran sejak awal dapat membantu membuat keputusan belanja menjadi lebih terencana.
Baca Juga: SNBP 2027 Berubah, Siswa Wajib Punya Hasil TKA dan Nilainya Berpeluang Makin Diperhitungkan
Kebiasaan membeli barang secara spontan memang dapat memberikan kepuasan sesaat. Namun, jika dilakukan terlalu sering, pengeluaran bisa bertambah tanpa disadari dan membuat kondisi keuangan menjadi kurang terkontrol.
Mengurangi impulse buying tidak berarti harus berhenti berbelanja. Hal yang lebih penting adalah membangun kebiasaan untuk membedakan kebutuhan dan keinginan.
Membuat daftar belanja, melakukan riset produk, mengurangi kunjungan ke pusat perbelanjaan, menyusun anggaran, membatasi aktivitas di toko online, berpikir ulang sebelum membayar, serta menggunakan kartu kredit secara bijak dapat menjadi langkah sederhana menuju kebiasaan belanja yang lebih sehat.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir