KEBONCINTA.COM – Sekolah dan madrasah yang akan memperingati Hari Santri 2026 perlu menyiapkan susunan upacara serta membagi tugas petugas sejak awal. Persiapan yang rapi membantu kegiatan berjalan tertib dan khidmat.
Hari Santri jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026. Berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026, Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan upacara pada pukul 07.00 waktu setempat, dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.”
Panduan Kemenag tersebut mengatur waktu dan arah peringatan, tetapi tidak merinci susunan acara maupun daftar petugas. Oleh karena itu, urutan berikut merupakan contoh untuk kegiatan sekolah atau madrasah, yang dapat disesuaikan dengan arahan penyelenggara dan petunjuk teknis setempat.
Baca Juga: Sambut Hari Santri 2026, 300 Santri Turun Bersihkan Pantai: Merawat Alam Bagian dari Kesalehan
Berikut contoh 14 tahapan yang dapat dibacakan oleh pembawa acara:
Panitia dapat membagi tanggung jawab sebagai berikut:
Satu orang dapat merangkap tugas tertentu apabila jumlah siswa terbatas, sepanjang tidak mengganggu kelancaran upacara.
Berikut contoh pembukaan dan transisi yang dapat dikembangkan panitia:
Pembukaan:
“Upacara peringatan Hari Santri Tahun 2026, Kamis, 22 Oktober 2026, segera dimulai. Masing-masing pemimpin barisan menyiapkan pasukannya.”
Memulai acara:
“Pemimpin upacara memasuki lapangan. Penghormatan kepada pemimpin upacara. Laporan masing-masing pemimpin barisan.”
Memasuki acara inti:
“Pembina upacara memasuki lapangan. Penghormatan kepada pembina upacara. Laporan pemimpin upacara. Pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya.”
Penutup:
“Pembina upacara meninggalkan lapangan. Pemimpin upacara memimpin pembubaran peserta secara tertib. Upacara selesai.”
Kalimat protokol dapat dipecah sesuai jeda, aba-aba komandan, serta susunan akhir yang telah ditetapkan panitia.
Lakukan gladi bersih paling lambat sehari sebelumnya, periksa kondisi tali dan tiang bendera, uji pengeras suara, serta pastikan seluruh petugas memiliki naskah masing-masing. Siapkan juga pengaturan peserta jika hujan atau cuaca terlalu panas.
Pakaian peserta, tambahan lagu, pembacaan ikrar, dan susunan acara akhir sebaiknya mengikuti arahan sekolah, madrasah, atau kantor Kemenag setempat. Contoh susunan ini bukan tata urutan resmi yang diwajibkan oleh SE Menag Nomor 6 Tahun 2026.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir