Khazanah
M. Panji Maulana

Susunan Acara Upacara Hari Santri 2026 di Sekolah dan Madrasah, Lengkap dengan Petugasnya

Susunan Acara Upacara Hari Santri 2026 di Sekolah dan Madrasah, Lengkap dengan Petugasnya

13 Oktober 2026 | 13:59

KEBONCINTA.COM – Sekolah dan madrasah yang akan memperingati Hari Santri 2026 perlu menyiapkan susunan upacara serta membagi tugas petugas sejak awal. Persiapan yang rapi membantu kegiatan berjalan tertib dan khidmat.

Hari Santri jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026. Berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026, Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan upacara pada pukul 07.00 waktu setempat, dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.”

Panduan Kemenag tersebut mengatur waktu dan arah peringatan, tetapi tidak merinci susunan acara maupun daftar petugas. Oleh karena itu, urutan berikut merupakan contoh untuk kegiatan sekolah atau madrasah, yang dapat disesuaikan dengan arahan penyelenggara dan petunjuk teknis setempat.

Baca Juga: Sambut Hari Santri 2026, 300 Santri Turun Bersihkan Pantai: Merawat Alam Bagian dari Kesalehan 

Susunan Acara Upacara Hari Santri 2026

Berikut contoh 14 tahapan yang dapat dibacakan oleh pembawa acara:

  1. Setiap pemimpin barisan menyiapkan peserta upacara.
  2. Pemimpin upacara memasuki lapangan.
  3. Penghormatan kepada pemimpin upacara dan laporan para pemimpin barisan.
  4. Pembina upacara memasuki lapangan, dilanjutkan penghormatan serta laporan pemimpin upacara.
  5. Pengibaran bendera Merah Putih dengan iringan lagu Indonesia Raya.
  6. Mengheningkan cipta dipimpin pembina upacara.
  7. Pembacaan Pancasila oleh pembina upacara, diikuti peserta.
  8. Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  9. Pembacaan sejarah singkat Resolusi Jihad atau ikrar santri, jika diagendakan panitia.
  10. Amanat pembina upacara bertema Hari Santri 2026.
  11. Pembacaan doa.
  12. Laporan akhir pemimpin upacara kepada pembina dan penghormatan.
  13. Pembina upacara meninggalkan lapangan.
  14. Pemimpin upacara membubarkan peserta secara tertib.

Daftar Petugas Upacara dan Tugasnya

Panitia dapat membagi tanggung jawab sebagai berikut:

  • Pembina upacara: kepala sekolah, kepala madrasah, atau guru yang menyampaikan amanat.
  • Pemimpin upacara: memimpin barisan, penghormatan, serta laporan kepada pembina.
  • Pengatur upacara: mengoordinasikan kesiapan petugas dan alur kegiatan di lapangan.
  • Pembawa acara/protokol: membacakan urutan acara serta aba-aba naratif.
  • Pengibar bendera: tiga petugas yang menyiapkan dan mengibarkan Merah Putih.
  • Dirigen/pemimpin lagu: memandu Indonesia Raya dan lagu lain bila dijadwalkan.
  • Pembaca Pembukaan UUD 1945: membacakan naskah dengan jelas dan tertib.
  • Pembaca sejarah/ikrar santri: bertugas bila bagian tambahan tersebut digunakan.
  • Pembaca doa: memimpin doa sesuai ketentuan lembaga.
  • Pemimpin barisan: mengatur kedisiplinan peserta pada tiap kelompok.
  • Tim perlengkapan: menangani mikrofon, pengeras suara, naskah, dan dokumentasi.

Baca Juga: Panduan Upacara Hari Santri untuk Sekolah dan Pesantren Berdasrkan SE Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026 

Satu orang dapat merangkap tugas tertentu apabila jumlah siswa terbatas, sepanjang tidak mengganggu kelancaran upacara.

Contoh Teks Protokol Upacara Hari Santri

Berikut contoh pembukaan dan transisi yang dapat dikembangkan panitia:

Pembukaan:

“Upacara peringatan Hari Santri Tahun 2026, Kamis, 22 Oktober 2026, segera dimulai. Masing-masing pemimpin barisan menyiapkan pasukannya.”

Memulai acara:

“Pemimpin upacara memasuki lapangan. Penghormatan kepada pemimpin upacara. Laporan masing-masing pemimpin barisan.”

Memasuki acara inti:

“Pembina upacara memasuki lapangan. Penghormatan kepada pembina upacara. Laporan pemimpin upacara. Pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya.”

Penutup:

“Pembina upacara meninggalkan lapangan. Pemimpin upacara memimpin pembubaran peserta secara tertib. Upacara selesai.”

Kalimat protokol dapat dipecah sesuai jeda, aba-aba komandan, serta susunan akhir yang telah ditetapkan panitia.

Persiapan Agar Upacara Berjalan Lancar

Lakukan gladi bersih paling lambat sehari sebelumnya, periksa kondisi tali dan tiang bendera, uji pengeras suara, serta pastikan seluruh petugas memiliki naskah masing-masing. Siapkan juga pengaturan peserta jika hujan atau cuaca terlalu panas.

Pakaian peserta, tambahan lagu, pembacaan ikrar, dan susunan acara akhir sebaiknya mengikuti arahan sekolah, madrasah, atau kantor Kemenag setempat. Contoh susunan ini bukan tata urutan resmi yang diwajibkan oleh SE Menag Nomor 6 Tahun 2026.

Tags:
HariSantri2026 SusunanUpacaraHariSantri HariSantri22Oktober

Komentar Pengguna