Lifestyle
Rahman Abdullah

Waspada Penggunaan Media Sosial Berlebihan, Ini Risiko bagi Mental Remaja

Waspada Penggunaan Media Sosial Berlebihan, Ini Risiko bagi Mental Remaja

30 September 2026 | 17:59

Perbedaan kemampuan, kondisi keluarga, kesempatan, dan pengalaman membuat kehidupan setiap orang tidak bisa dibandingkan hanya berdasarkan apa yang muncul di media sosial.

Manfaatkan Media Sosial secara Seimbang

Media sosial tidak selalu memberikan dampak negatif. Jika digunakan dengan tepat, platform digital justru dapat menjadi sarana untuk belajar, memperoleh informasi, mengembangkan kreativitas, menemukan komunitas yang positif, dan menjaga komunikasi dengan orang lain.

Kuncinya adalah penggunaan yang sadar dan terkontrol. Media sosial sebaiknya menjadi salah satu bagian dari kehidupan, bukan mengambil alih sebagian besar waktu sehari-hari.

Apabila penggunaan media sosial mulai membuat remaja terus-menerus merasa cemas, rendah diri, sulit tidur, atau tidak lagi tertarik melakukan aktivitas yang sebelumnya disukai, kebiasaan tersebut perlu diperhatikan dan dievaluasi.

Baca Juga: Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Buka Sayembara Surat Santri untuk Presiden

Pada akhirnya, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat membawa sejumlah risiko bagi remaja, termasuk kecemasan, tekanan untuk memenuhi standar tertentu, cyberbullying, ancaman kejahatan digital, dan terganggunya waktu tidur.

Dengan mengatur durasi penggunaan, menjaga keamanan informasi pribadi, membangun kebiasaan offline, serta memahami bahwa unggahan di internet bukan gambaran kehidupan secara utuh, remaja dapat menggunakan media sosial secara lebih sehat dan seimbang.***

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Kesehatan Mental Media Sosial Anak Remaja

Komentar Pengguna