Oatmeal, beras merah, dan roti gandum utuh menyediakan karbohidrat kompleks serta serat. Jenis makanan ini membantu memenuhi kebutuhan energi dan dapat mendukung rasa kenyang yang lebih tahan lama.
Menjaga pola makan yang teratur juga penting ketika seseorang sedang mengalami tekanan. Melewatkan waktu makan dapat membuat tubuh terasa lemas dan membuat aktivitas semakin sulit dijalani.
Oatmeal bisa disajikan bersama pisang, kacang-kacangan, atau buah beri untuk menambah variasi rasa dan nutrisi.
Cokelat hitam sering dikaitkan dengan suasana hati karena rasanya yang khas dan kandungan senyawa seperti flavanol. Sebagian penelitian meneliti kemungkinan manfaat senyawa tersebut terhadap fungsi tubuh, tetapi bukti bahwa cokelat hitam secara khusus mampu mengatasi stres masih belum meyakinkan.
Jika menyukainya, cokelat hitam dapat dinikmati dalam porsi kecil sebagai bagian dari pola makan seimbang. Perhatikan kandungan gula, lemak, dan jumlah konsumsinya agar tidak berlebihan.
Stroberi, blueberry, jeruk, pepaya, dan buah segar lainnya menyediakan vitamin, serat, serta berbagai senyawa antioksidan.
Buah-buahan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan memberikan pilihan camilan yang menyegarkan. Mengonsumsi buah secara bervariasi lebih bermanfaat daripada mengandalkan satu jenis buah saja.
Jika buah beri sulit ditemukan atau harganya kurang terjangkau, buah lokal seperti jambu biji, pepaya, dan jeruk tetap bisa menjadi pilihan yang baik.
Selain memilih makanan bergizi, pola makan sehari-hari juga patut diperhatikan. Ketika sedang tertekan, sebagian orang kehilangan nafsu makan, sedangkan sebagian lainnya lebih sering mencari makanan manis atau tinggi lemak.
Agar kebutuhan tubuh tetap terpenuhi, cobalah makan secara teratur, minum air yang cukup, dan mengombinasikan sumber karbohidrat, protein, sayuran, serta buah dalam menu harian.
Batasi konsumsi kafein jika membuat jantung berdebar atau mengganggu tidur. Hindari pula menjadikan makanan sebagai satu-satunya cara untuk menghadapi masalah emosional.
Tidak perlu membeli makanan mahal untuk menjaga kesehatan mental. Bahan sederhana seperti telur, tempe, ikan, sayuran, pisang, dan kacang-kacangan sudah dapat membantu membangun pola makan yang beragam dan bergizi.
Baca Juga: Jangan Diabaikan, Ini Ciri-Ciri Seseorang Sedang Mengalami Stres Berat
Pola makan sehat merupakan salah satu bagian dari perawatan diri, bukan pengganti penanganan stres secara menyeluruh. Aktivitas fisik, tidur yang cukup, latihan pernapasan, dan berbicara dengan orang yang dipercaya juga dapat membantu seseorang menghadapi tekanan.
Jika stres berlangsung lama, mengganggu pekerjaan atau hubungan sosial, atau membuat aktivitas sehari-hari terasa sulit, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan psikolog, psikiater, atau tenaga kesehatan profesional.
Memilih makanan bergizi merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus mendukung kesejahteraan mental. Ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau, buah, dan biji-bijian dapat menjadi bagian dari menu harian yang seimbang.
Tidak ada satu makanan yang mampu menghilangkan semua stres. Namun, kebiasaan makan yang baik, istirahat cukup, dan cara mengelola tekanan yang sehat dapat saling melengkapi untuk membantu seseorang menjalani keseharian dengan lebih baik.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir