Jika harus menggunakan WiFi publik, hindari mengakses layanan sensitif melalui jaringan yang tidak tepercaya. Gunakan VPN dari penyedia yang memiliki reputasi baik untuk membantu melindungi lalu lintas internet.
Namun, VPN bukan jaminan bahwa perangkat bebas dari malware atau serangan camfecting. Pengguna tetap perlu menerapkan perlindungan keamanan lainnya.
Cara terakhir adalah menggunakan penutup kamera atau camera cover. Pengguna dapat memakai penutup kamera khusus yang bisa dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan.
Untuk laptop, sejumlah model sudah menyediakan penutup kamera bawaan. Jika tidak tersedia, pengguna dapat membeli aksesori tambahan.
Menutup kamera secara fisik dapat mencegah pengambilan gambar melalui lensa ketika kamera diakses tanpa izin. Namun, cara ini tidak menghentikan malware, tidak mematikan mikrofon, dan tidak melindungi data lain di dalam perangkat.
Baca Juga: Awas! Jangan Asal Scan QR Code Jika Tidak Ingin Data Pribadi dan Rekening Dibobol Hacker
Pengguna juga perlu memperhatikan indikator privasi pada perangkat. Pada iPhone, titik hijau menunjukkan kamera sedang digunakan, sedangkan titik oranye menandakan mikrofon sedang digunakan.
Pada Android versi modern, indikator privasi juga dapat muncul ketika kamera atau mikrofon sedang aktif.
Jika indikator muncul ketika tidak ada aplikasi yang seharusnya menggunakan kamera atau mikrofon, periksa aplikasi yang sedang berjalan dan riwayat akses melalui pengaturan privasi.
Meski demikian, indikator tersebut bukan alat pendeteksi malware yang sempurna. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, cabut izin aplikasi yang tidak dikenal, hapus aplikasi mencurigakan, perbarui sistem, dan lakukan pemeriksaan keamanan.
Ancaman camfecting menunjukkan bahwa kamera smartphone dan laptop juga perlu mendapatkan perlindungan keamanan. Penjahat siber dapat memanfaatkan malware untuk mengakses perangkat dan mengintip aktivitas korban dari jarak jauh.
Untuk mengurangi risikonya, pengguna perlu memperbarui sistem operasi, memeriksa izin aplikasi, menghindari tautan mencurigakan, serta hanya memasang aplikasi dari sumber tepercaya.
Menutup kamera menggunakan penutup fisik juga bisa menjadi perlindungan tambahan. Namun, keamanan perangkat tetap harus dijaga secara menyeluruh agar privasi dan data pribadi tidak mudah disalahgunakan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir