KebonCinta.com - Pernah berniat hanya memeriksa satu pesan setelah bangun tidur, tetapi justru berakhir menghabiskan waktu berlama-lama di depan layar ponsel?
Kebiasaan ini semakin mudah ditemukan di tengah kehidupan masyarakat yang tidak bisa dipisahkan dari teknologi digital. Ponsel seolah menjadi benda pertama yang dicari setelah seseorang membuka mata.
Mulai dari memeriksa WhatsApp, menggulir Instagram, hingga menonton video pendek di TikTok. Aktivitas tersebut sering dilakukan secara spontan tanpa disadari telah menghabiskan waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk mempersiapkan diri menghadapi hari.
Persoalannya bukan sekadar durasi penggunaan ponsel. Kebiasaan langsung mengakses media sosial juga membuat seseorang menerima informasi dari luar sebelum sempat menentukan prioritas pribadinya.
Baca Juga: 6 Skill Ini Diprediksi Jadi Incaran Perusahaan hingga 2030, Gajinya Menggiurkan
Padahal, pagi hari dapat menjadi kesempatan untuk membangun rutinitas yang lebih terarah.
Melansir Real Simple, menunda penggunaan ponsel setelah bangun tidur memiliki sejumlah manfaat, mulai dari membantu mengelola emosi hingga mengurangi ketergantungan terhadap perangkat digital.
1. Membuat Awal Hari Tidak Didominasi Informasi dari Luar
Saat pertama kali membuka ponsel, seseorang tidak selalu mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
Notifikasi pekerjaan, berita negatif, unggahan media sosial, hingga berbagai pesan dapat muncul secara bersamaan.
Ivy Ellis, LCSW, terapis dan pendiri Empathetic Counseling Center, menjelaskan bahwa konten yang muncul di media sosial tidak sepenuhnya dapat dikendalikan pengguna.
Hal ini karena platform digital menggunakan algoritma untuk menentukan informasi yang ditampilkan berdasarkan aktivitas pengguna.
Akibatnya, seseorang bisa langsung terpapar berbagai informasi yang memengaruhi suasana hati.
Dengan menunda penggunaan HP, seseorang memiliki kesempatan untuk menentukan sendiri aktivitas yang ingin dilakukan sebelum terhubung dengan dunia digital.
2. Membantu Mengurangi Kebiasaan Bergantung pada Ponsel
Memeriksa ponsel sesaat setelah bangun tidur dapat berkembang menjadi kebiasaan otomatis.
Bahkan, sebagian orang merasa perlu mengetahui notifikasi terbaru sebelum melakukan aktivitas lainnya.
Menurut Katherine Brownlowe, MD, profesor klinis madya bidang psikiatri dan kesehatan perilaku, membatasi penggunaan ponsel pada pagi hari dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap perangkat digital.
Kebiasaan memberikan jeda sebelum membuka aplikasi juga membantu seseorang membangun kendali yang lebih baik terhadap waktu penggunaan ponsel.
Dengan begitu, teknologi tetap dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan komunikasi dan pekerjaan tanpa harus mendominasi seluruh rutinitas harian.
3. Memberikan Kesempatan untuk Menentukan Prioritas Harian
Ketika langsung membuka media sosial, perhatian seseorang berpotensi teralihkan oleh berbagai informasi yang sebenarnya tidak berkaitan dengan kebutuhan pribadinya.
Alih-alih memikirkan agenda yang harus diselesaikan, waktu pagi justru bisa dihabiskan untuk mengikuti aktivitas orang lain di dunia maya.
Menunda membuka HP dapat memberikan ruang untuk menyusun rencana sebelum memulai kegiatan.
Seseorang bisa memikirkan pekerjaan yang perlu diselesaikan, menentukan target harian, atau mempersiapkan kebutuhan sebelum beraktivitas.
Kebiasaan tersebut juga membantu seseorang menjalani pagi dengan lebih sadar dan terarah.
4. Membantu Menjaga Kondisi Emosional Sebelum Memulai Aktivitas
Informasi yang muncul di media sosial tidak selalu memberikan pengalaman menyenangkan.
Melihat pencapaian orang lain, membaca berita yang mengkhawatirkan, atau menemukan perdebatan di ruang digital dapat memengaruhi suasana hati.
Francesca Emma, LMHC, seorang terapis, menjelaskan bahwa memulai pagi dengan paparan informasi yang memicu tekanan dapat mengaktifkan respons stres tubuh.
Notifikasi dan berbagai informasi yang diterima secara bertubi-tubi juga dapat berkaitan dengan peningkatan respons stres, termasuk aktivitas hormon kortisol.
Karena itu, memberikan jeda dari ponsel dapat membantu seseorang memulai hari dengan kondisi pikiran yang lebih tenang.
Mengurangi kebiasaan membuka ponsel bukan berarti harus membiarkan waktu pagi berlalu tanpa kegiatan.
Ada sejumlah aktivitas sederhana yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu sebelum mulai mengakses perangkat digital, diantaranya:
1. Menulis Jurnal Singkat
Luangkan beberapa menit untuk menuliskan pikiran, perasaan, atau rencana yang ingin dicapai hari itu.
Kegiatan ini dapat membantu seseorang mengenali kondisi emosionalnya sebelum menjalani berbagai aktivitas.
2. Melakukan Meditasi
Meditasi dapat menjadi pilihan untuk memberikan waktu bagi diri sendiri agar lebih tenang.
Tidak perlu dilakukan terlalu lama. Beberapa menit untuk duduk dengan nyaman dan memperhatikan pernapasan dapat menjadi awal membangun rutinitas tersebut.
3. Menikmati Sarapan Tanpa Gangguan Layar
Waktu makan pagi dapat dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak dari notifikasi.
Menikmati sarapan tanpa terus-menerus memeriksa ponsel membantu seseorang lebih memperhatikan aktivitas yang sedang dilakukan.
4. Menyusun Agenda Harian
Sebelum membuka aplikasi pesan atau media sosial, cobalah menentukan kegiatan yang menjadi prioritas.
Tuliskan pekerjaan penting, jadwal pertemuan, atau tugas yang perlu diselesaikan agar aktivitas lebih terorganisasi.
5. Menikmati Suasana Pagi
Tidak semua waktu harus diisi dengan aktivitas produktif.
Duduk sejenak, menikmati udara pagi, atau berbincang dengan anggota keluarga dapat menjadi cara sederhana untuk memulai hari tanpa tekanan informasi digital.
Di tengah perkembangan teknologi, ponsel pintar memang menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Perangkat ini membantu komunikasi, pekerjaan, pendidikan, hingga memperoleh informasi.
Namun, kemudahan tersebut tetap perlu diimbangi dengan kemampuan mengatur penggunaannya.
Menunda membuka HP setelah bangun tidur merupakan salah satu cara sederhana untuk membangun kebiasaan digital yang lebih seimbang.
Tidak perlu langsung menerapkan aturan yang terlalu ketat. Mulailah dengan memberikan jeda beberapa menit, kemudian tingkatkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan rutinitas masing-masing.
Dengan kebiasaan tersebut, seseorang dapat memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi berbagai informasi dari dunia digital.
Sebab, memulai hari dengan baik bukan tentang seberapa cepat seseorang mengetahui kabar terbaru di media sosial, melainkan bagaimana ia mampu menentukan prioritas dan mengendalikan aktivitasnya sendiri.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir