KEBONCINTA.COM – Jumat, 11 September 2026 – Kesempatan mendapatkan bantuan biaya kuliah kembali terbuka bagi mahasiswa aktif program D4 dan S1 setelah Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS meluncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri 2026.
Program tahun ini menjangkau 246 perguruan tinggi yang tersebar di 35 provinsi di Indonesia.
Berdasarkan informasi pendaftaran yang dihimpun dari panduan program, tersedia sekitar 4.000 kuota penerima.
Pendaftaran sudah dibuka sejak 9 September dan akan berlangsung hingga 27 September 2026.
Dengan demikian mahasiswa yang memenuhi persyaratan masih mempunyai waktu lebih dari dua pekan untuk mempersiapkan berkas.
Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan salah satu program bantuan pendidikan yang menyasar mahasiswa aktif, terutama mereka yang membutuhkan dukungan agar dapat menyelesaikan pendidikan tinggi.
Program juga memberi perhatian kepada mahasiswa berprestasi, aktivis serta penyandang disabilitas.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto meluncurkan program tersebut di Jakarta pada Rabu, 9 September 2026.
Jumlah kampus yang terlibat cukup besar.
Sebanyak 112 perguruan tinggi berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Kemudian terdapat 134 institusi di bawah Kementerian Agama, termasuk Ma'had Aly.
Artinya pilihan kampus penerima tidak hanya berada di perguruan tinggi umum.
Mahasiswa dari sejumlah institusi pendidikan keagamaan juga mendapatkan kesempatan mengikuti program sesuai daftar mitra yang sudah ditentukan.
Sasaran utama program adalah mahasiswa aktif mulai semester 5.
Peserta berasal dari rumpun keilmuan STEM maupun SHARE.
STEM mencakup bidang yang berkaitan dengan sains, teknologi, teknik dan matematika.
Sementara SHARE mencakup berbagai rumpun sosial, humaniora, seni untuk masyarakat, studi keagamaan serta pendidikan sesuai ketentuan program.
Salah satu syarat akademik utamanya adalah mempunyai IPK minimal 3,00.
Namun nilai akademik bukan satu-satunya faktor.
Program juga memberikan perhatian kepada mahasiswa dengan prestasi nasional atau internasional, pengalaman organisasi dan aktivitas kemahasiswaan.
Mahasiswa penyandang disabilitas juga menjadi kelompok yang diprioritaskan sesuai kriteria program.
Besaran bantuan berbeda berdasarkan kategori kampus.
Untuk perguruan tinggi prioritas, subsidi Uang Kuliah Tunggal atau UKT dapat mencapai Rp7 juta per semester.
Kategori tersebut mencakup sejumlah perguruan tinggi besar seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, IPB University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Andalas dan Universitas Hasanuddin.
Sementara mahasiswa pada perguruan tinggi reguler dapat memperoleh subsidi UKT hingga Rp4 juta per semester.
Dukungan diberikan selama empat semester sesuai ketentuan program.
Jika seorang mahasiswa mendapatkan bantuan penuh pada kategori perguruan tinggi prioritas selama empat semester, nilai subsidi UKT yang diterima secara teoritis dapat mencapai Rp28 juta.
Namun besaran aktual tetap mengikuti tagihan kuliah dan mekanisme yang ditetapkan program.
Selain biaya kuliah, BAZNAS menyediakan bantuan penelitian tugas akhir sebesar Rp3 juta.
Fasilitas tersebut cukup penting bagi mahasiswa semester akhir karena proses penyusunan skripsi atau tugas akhir dapat membutuhkan biaya tambahan.
Misalnya untuk penelitian lapangan, pengumpulan data, bahan penelitian ataupun kebutuhan akademik lainnya.
Penerima juga memperoleh program pembinaan.
BAZNAS ingin program beasiswa tidak berhenti pada penyaluran uang kuliah.
Awardee akan mengikuti pengembangan diri dan pendampingan agar mempunyai kemampuan akademik maupun sosial yang semakin baik.
Mahasiswa yang berhasil memperoleh prestasi dan mewakili perguruan tinggi pada kompetisi nasional maupun internasional juga dapat memperoleh dukungan prestasi sesuai ketentuan.
Untuk mengikuti seleksi, mahasiswa perlu menyiapkan sejumlah dokumen.
Di antaranya identitas diri, Kartu Keluarga, transkrip nilai terbaru, foto keluarga serta surat rekomendasi tokoh masyarakat.
Peserta juga perlu melengkapi surat pernyataan dan akad penerima beasiswa.
Salah satu bagian yang tidak boleh disepelekan adalah esai.
Esai memberikan kesempatan bagi mahasiswa menjelaskan latar belakang, tujuan pendidikan serta alasan mereka layak mendapatkan dukungan.
Karena itu calon peserta sebaiknya tidak membuat esai sekadar untuk memenuhi formalitas.
Tulisan harus menggambarkan kondisi dan tujuan secara jujur serta jelas.
Proses seleksi mempunyai beberapa tahapan.
Pendaftaran berlangsung pada 9–27 September 2026.
Seleksi administrasi oleh perguruan tinggi dijadwalkan pada 28 September hingga 4 Oktober.
Pengumuman peserta yang lolos administrasi dilakukan pada 4 Oktober.
Selanjutnya peserta masuk tahap wawancara pada 5–18 Oktober.
Masa sanggah disediakan pada 19–25 Oktober.
Pengumuman akhir penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 dijadwalkan pada 28 Oktober.
Calon peserta sebaiknya tidak menunggu tanggal 27 September untuk mulai mengunggah berkas.
Beberapa dokumen seperti surat rekomendasi membutuhkan waktu untuk disiapkan.
Jika terdapat kesalahan file atau data, peserta juga masih mempunyai kesempatan melakukan pengecekan sebelum masa pendaftaran berakhir.
Selain itu, mahasiswa harus memastikan kampusnya termasuk dalam daftar perguruan tinggi mitra program.
Tidak semua perguruan tinggi otomatis menjadi lokasi penerima.
Daftar resmi dapat diperiksa melalui portal Beasiswa BAZNAS dan panduan pendaftaran.
Program ini menjadi salah satu alternatif beasiswa bagi mahasiswa yang sudah berada di pertengahan masa studi.
Banyak program lain justru lebih fokus kepada mahasiswa baru.
Sementara Beasiswa Cendekia BAZNAS menyasar mahasiswa semester 5 yang sedang memasuki fase penting perkuliahan.
Pada tahap tersebut kebutuhan pendidikan dapat meningkat.
Mahasiswa mulai mengambil mata kuliah tingkat lanjut, mengikuti penelitian, magang maupun mempersiapkan tugas akhir.
Dukungan UKT sampai empat semester dapat membantu mahasiswa menjaga keberlanjutan studi sampai lulus.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto juga mengapresiasi keterlibatan BAZNAS dalam memperluas akses pendidikan tinggi.
Kolaborasi lembaga zakat dan perguruan tinggi dinilai dapat membantu mahasiswa yang mempunyai potensi akademik tetapi menghadapi keterbatasan finansial.
Bagi mahasiswa D4 maupun S1 semester 5 yang mempunyai IPK minimal 3,00 dan kampusnya berada dalam jaringan mitra, periode hingga 27 September menjadi kesempatan penting.
Dengan kuota yang dilaporkan mencapai sekitar 4.000 penerima dan cakupan 246 kampus, Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 menjadi salah satu program bantuan pendidikan yang cukup besar pada semester ini.
Mahasiswa yang berminat disarankan membaca seluruh panduan terlebih dahulu, menyiapkan dokumen secara benar dan melakukan pendaftaran hanya melalui portal resmi BAZNAS.