Keboncinta.com-- Keinginan untuk mempelajari hal-hal baru merupakan bagian dari proses pengembangan diri. Banyak orang ingin menguasai berbagai keterampilan, mulai dari memainkan alat musik, berbicara dalam bahasa asing, hingga menguasai teknologi baru. Namun, tidak sedikit yang mengurungkan niat karena menganggap proses belajar membutuhkan waktu yang sangat lama.
Padahal, menjadi ahli dan mampu menguasai sebuah keterampilan merupakan dua hal yang berbeda. Dengan strategi belajar yang tepat, seseorang dapat memperoleh kemampuan dasar dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan yang selama ini dibayangkan.
Baca Juga: Sering Begadang? Ini Dampak Kurang Tidur terhadap Otak dan Prestasi Belajar Siswa
Dalam dunia pengembangan keterampilan, nama K. Anders Ericsson, profesor dari Florida State University, dikenal melalui penelitiannya mengenai praktik yang disengaja (deliberate practice). Penelitiannya menunjukkan bahwa untuk mencapai tingkat keahlian tinggi dalam suatu bidang dibutuhkan latihan yang konsisten selama ribuan jam.
Konsep yang populer dikenal sebagai "10.000 jam latihan" menggambarkan bahwa menjadi seorang ahli bukanlah proses instan. Jika seseorang berlatih sekitar lima jam setiap hari, waktu yang diperlukan bisa mencapai lebih dari lima tahun.
Karena itu, mencapai tingkat keahlian memerlukan komitmen, latihan yang terarah, serta konsistensi dalam jangka panjang.
Berbeda dengan menjadi ahli, penulis dan pengembang keterampilan Josh Kaufman berpendapat bahwa seseorang dapat mencapai tingkat kemampuan yang cukup baik dalam waktu relatif singkat.
Melalui konsep yang dikenalkannya, sekitar 20 jam latihan yang fokus dan terarah sudah dapat membantu seseorang menguasai dasar-dasar sebuah keterampilan sehingga mampu menggunakannya dengan percaya diri.
Artinya, siapa pun dapat mulai belajar tanpa harus merasa terbebani oleh anggapan bahwa proses tersebut selalu membutuhkan waktu bertahun-tahun.
Baca Juga: Mengapa Siswa Sering Mengantuk di Kelas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Menurut Ahli
Salah satu cara belajar yang efektif adalah membagi keterampilan yang ingin dipelajari menjadi beberapa bagian yang lebih sederhana.
Misalnya ketika ingin belajar bermain gitar, jangan langsung mencoba memainkan lagu yang rumit. Mulailah dari mengenal cara memegang gitar dengan benar, mempelajari beberapa kunci dasar, memahami teknik memetik, kemudian berlatih memainkan lagu yang sederhana.
Pendekatan bertahap seperti ini membuat proses belajar terasa lebih ringan sekaligus mempercepat perkembangan kemampuan.
Seseorang yang terus memiliki rasa ingin tahu akan lebih mudah berkembang dibandingkan mereka yang merasa cepat puas.
Setelah berhasil menguasai satu keterampilan, cobalah mempelajari kemampuan lainnya. Kebiasaan terus belajar akan memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir, dan membantu seseorang lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan.
Semangat untuk terus belajar merupakan modal penting dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung sangat cepat.
Baca Juga: Guru Mengajar di Dua Sekolah? Begini Aturan Pengisian Sulingjar 2026 yang Wajib Dipahami
Salah satu hambatan terbesar dalam belajar adalah kebiasaan menunda.
Banyak orang memiliki niat mempelajari sesuatu, tetapi selalu berkata, "Besok saja." Sayangnya, kebiasaan tersebut sering membuat rencana belajar terus tertunda hingga akhirnya tidak pernah dimulai.
Langkah terbaik adalah memulai sesegera mungkin, meskipun hanya dalam waktu singkat. Konsistensi belajar selama beberapa menit setiap hari jauh lebih bermanfaat dibandingkan menunggu waktu yang dianggap sempurna.
Keberhasilan menguasai suatu keterampilan tidak hanya ditentukan oleh lamanya waktu belajar, tetapi juga kualitas latihan yang dilakukan secara rutin.
Belajar dengan fokus, memiliki tujuan yang jelas, dan terus mengevaluasi perkembangan akan memberikan hasil yang lebih baik daripada belajar dalam waktu lama tetapi tanpa arah.
Dengan kebiasaan tersebut, kemampuan akan terus berkembang sedikit demi sedikit hingga akhirnya menjadi keterampilan yang benar-benar dikuasai.
Baca Juga: Kepala Sekolah Diminta Segera Isi Survei Psikologis 2026, Data Jadi Acuan Program Pembinaan
Belajar keterampilan baru tidak selalu harus menunggu ribuan jam latihan sebelum bisa merasakan hasilnya. Meskipun menjadi ahli membutuhkan proses panjang dan latihan yang konsisten, menguasai dasar suatu kemampuan dapat dicapai lebih cepat apabila dilakukan dengan metode yang tepat.
Membagi materi menjadi langkah-langkah kecil, menjaga semangat untuk terus belajar, serta menghindari kebiasaan menunda merupakan strategi sederhana yang dapat membantu siapa pun berkembang lebih cepat. Yang terpenting adalah berani memulai dan menjaga konsistensi dalam proses belajar setiap hari.***