Pendidikan
Hilmi An Naufal

BKN Targetkan 600 Ribu ASN Ikuti Profiling hingga Desember 2026, Jadi Basis Pengembangan Karier

BKN Targetkan 600 Ribu ASN Ikuti Profiling hingga Desember 2026, Jadi Basis Pengembangan Karier

11 September 2026 | 08:56

KEBONCINTA.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menargetkan sebanyak 600 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti profiling hingga Desember 2026. Program tersebut dipersiapkan untuk memperkuat pengelolaan sumber daya manusia aparatur berdasarkan kompetensi, potensi, serta data yang lebih terukur.

BKN memastikan pelaksanaan program Profiling ASN atau Pro-ASN disiapkan melalui Kantor Regional dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN di berbagai wilayah Indonesia.

Program profiling tidak hanya ditujukan untuk mengumpulkan data pegawai. Hasilnya akan dimanfaatkan sebagai salah satu dasar dalam pengembangan kompetensi, perencanaan karier, pengelolaan talenta, hingga penerapan sistem merit ASN.

Wakil Kepala BKN Suharmen menekankan bahwa upaya mencapai target ratusan ribu peserta tetap harus memperhatikan kualitas serta integritas pelaksanaan.

Menurut BKN, profiling ASN harus menghasilkan data dengan standar yang jelas. Data tersebut nantinya dapat memberikan gambaran mengenai potensi sekaligus area kompetensi yang masih perlu dikembangkan dari masing-masing ASN.

Dengan informasi tersebut, program pendidikan, pelatihan, maupun pengembangan pegawai diharapkan dapat dirancang sesuai kebutuhan, bukan hanya berdasarkan pendekatan administratif.

BKN juga meminta seluruh kantor regional melakukan pemetaan mengenai kesiapan sarana dan prasarana, anggaran, jadwal pelaksanaan, hingga fasilitas Computer Assisted Test atau CAT yang akan digunakan untuk mendukung proses profiling.

Pemutakhiran data jabatan juga menjadi bagian penting. Data yang tepat dibutuhkan agar hasil profiling dapat dikaitkan dengan kebutuhan organisasi dan pengembangan karier ASN secara lebih akurat.

Langkah tersebut berkaitan dengan semakin kuatnya penerapan Manajemen Talenta ASN di berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.

Dalam sistem tersebut, pengisian dan pengembangan jabatan diharapkan semakin mempertimbangkan kompetensi, kinerja, rekam jejak, serta potensi pegawai.

BKN berharap basis data hasil profiling nantinya dapat mendukung pengambilan keputusan kepegawaian yang lebih objektif sekaligus memberikan kesempatan pengembangan karier yang lebih terarah bagi ASN.

Target 600 ribu ASN hingga akhir tahun menunjukkan besarnya skala program yang sedang dijalankan. Apabila datanya dimanfaatkan secara optimal, profiling tersebut berpotensi menjadi salah satu instrumen penting dalam transformasi manajemen ASN di Indonesia.

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna