Sains
Dewi Safitri

Bukan Cuma Jenis Ayam, Cara Masak Juga Menentukan Kandungan Gizinya

Bukan Cuma Jenis Ayam, Cara Masak Juga Menentukan Kandungan Gizinya

07 Oktober 2026 | 14:20

KebonCinta.com - Anggapan bahwa ayam kampung selalu lebih sehat dibandingkan ayam broiler tidak sepenuhnya tepat. Kandungan gizi ayam tidak hanya ditentukan oleh jenisnya, tetapi juga bagian daging yang dikonsumsi, pakan, usia panen, hingga cara pengolahannya.

Dosen Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB University, Shabrina Dyah Wibawanti, menjelaskan bahwa salah satu perbedaan utama ayam kampung dan ayam broiler terletak pada kandungan lemak.

Baca Juga: Ayam Halal Bukan Sekadar Dipotong, Ini Bagian Leher yang Wajib Terputus Saat Disembelih 

Ayam broiler cenderung memiliki kadar lemak lebih tinggi. Hal tersebut berkaitan dengan karakteristik pemeliharaannya yang diarahkan untuk pertumbuhan cepat serta pemberian pakan dengan kandungan nutrisi tinggi.

Sementara itu, ayam kampung umumnya dipelihara dalam waktu lebih lama dan memiliki aktivitas fisik lebih tinggi karena lebih banyak bergerak. Kondisi tersebut membuat ayam kampung cenderung tidak menyimpan lemak sebanyak ayam yang dipelihara dalam sistem intensif.

Baca Juga: Begini Cara Membedakan Ayam Segar dan Ayam Busuk agar Terhindar dari Keracunan 

Meski demikian, perbedaan tersebut tidak otomatis membuat ayam kampung jauh lebih unggul dari sisi gizi. Kandungan protein keduanya secara umum relatif tidak jauh berbeda. Ayam kampung memang dapat memiliki protein sedikit lebih tinggi, tetapi perbedaannya tergolong kecil dan hasil penelitian dapat bervariasi.

Dengan demikian, kedua jenis ayam tersebut pada dasarnya dapat menjadi sumber protein yang setara.

Baca Juga: Ayam Halal Bukan Sekadar Dipotong, Ini Bagian Leher yang Wajib Terputus Saat Disembelih 

Tekstur daging yang lebih padat dan kenyal pada ayam kampung juga tidak dapat dijadikan indikator bahwa kandungan gizinya lebih tinggi. Tekstur tersebut lebih berkaitan dengan usia panen dan struktur serat otot. Ayam kampung yang dipanen lebih lama memiliki ikatan silang kolagen yang lebih kuat sehingga menghasilkan daging yang lebih padat.

Selain itu, kandungan vitamin, mineral, serta asam lemak tertentu seperti omega-3 dan DHA lebih banyak dipengaruhi oleh pakan selama masa pemeliharaan.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah bagian ayam dan metode memasaknya. Dada ayam broiler tanpa kulit, misalnya, dapat memiliki kandungan lemak lebih rendah dibandingkan paha ayam kampung yang masih menggunakan kulit.

Cara memasak juga dapat mengubah komposisi gizi yang dikonsumsi. Pengolahan dengan cara digoreng menggunakan minyak berpotensi meningkatkan kandungan lemak makanan.

Karena itu, memilih ayam untuk memenuhi kebutuhan gizi sebaiknya tidak berhenti pada label “kampung” atau “broiler”. Jika ingin membatasi asupan lemak, pilihan yang lebih tepat adalah bagian dada tanpa kulit, baik dari ayam kampung maupun broiler, kemudian mengolahnya dengan metode yang tidak menambah banyak minyak.

Pada akhirnya, kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh dari mana bahan tersebut berasal, tetapi juga bagian yang dipilih dan bagaimana bahan tersebut diolah.

Tags:
gizi ayam broiler Perguruan Tinggi Ayam kampung vs ayam negeri ayam kampung

Komentar Pengguna