Ciayumajakuning
Hilmi An Naufal

Bupati Kuningan Serahkan SK kepada 50 Kepala Sekolah, 40 Promosi dan 10 Rotasi, Literasi Jadi Perhatian

Bupati Kuningan Serahkan SK kepada 50 Kepala Sekolah, 40 Promosi dan 10 Rotasi, Literasi Jadi Perhatian

03 November 2026 | 14:09

KebonCinta.com — Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyerahkan Surat Keputusan (SK) penugasan kepada 50 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan.

Penyerahan petikan SK dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam kegiatan apel pagi di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan pada Senin, 2 November 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penataan jabatan dan penguatan kepemimpinan satuan pendidikan, khususnya untuk membantu mengisi kebutuhan kepala sekolah di wilayah Kabupaten Kuningan.

Dari 50 kepala sekolah yang memperoleh penugasan, sebanyak 40 orang mendapatkan promosi, sedangkan 10 lainnya menjalani mutasi atau rotasi.

41 KEPALA SD MENERIMA PENUGASAN

Baca Juga: Beasiswa S3 BPDDI 2026 Masuk Tahap Wawancara, Dosen Bisa Dapat Biaya Kuliah hingga Dana Penelitian Disertasi 

Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah daerah dan diberitakan sejumlah media lokal, penugasan mencakup tiga jenjang satuan pendidikan.

Sebanyak dua orang ditempatkan sebagai kepala taman kanak-kanak (TK).

Kelompok terbanyak berasal dari jenjang sekolah dasar (SD), yakni sebanyak 41 kepala sekolah.

Sementara itu, tujuh orang lainnya menerima penugasan sebagai kepala sekolah menengah pertama (SMP).

Dengan demikian, keseluruhan penugasan berjumlah 50 orang yang tersebar pada jenjang TK, SD, dan SMP.

Jumlah tersebut bukan berarti seluruh kepala sekolah merupakan pegawai yang baru pertama kali menduduki jabatan.

Sebanyak 10 orang merupakan bagian dari rotasi atau mutasi jabatan yang sudah ada.

BUPATI MINTA KEPALA SEKOLAH SEGERA BERTUGAS

Dalam arahannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar meminta para kepala sekolah yang mendapatkan amanah baru segera menjalankan tugas di satuan pendidikan masing-masing.

Ia berharap penugasan tersebut dapat membantu mengurangi kekosongan jabatan sekaligus memperkuat kualitas pengelolaan sekolah.

Menurut Dian, kepala sekolah memiliki peranan penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.

Kepemimpinan sekolah tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga kemampuan mengembangkan guru, mendukung pembelajaran, dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga sekolah.

Bupati menekankan bahwa kepala sekolah harus mampu menjalankan tanggung jawab secara profesional dan menghadirkan perubahan positif.

MASALAH LITERASI MENJADI PERHATIAN

Selain membahas penugasan jabatan, Dian juga menyoroti tantangan kemampuan literasi peserta didik.

Salah satu persoalan yang disampaikan adalah buta huruf fungsional, yaitu keadaan ketika seseorang dapat membaca teks, tetapi mengalami kesulitan memahami makna, menarik kesimpulan, atau menyusun argumentasi berdasarkan bacaan.

Menurut Bupati, peningkatan kualitas literasi memerlukan pembenahan sistem pendidikan secara menyeluruh.

Persoalan tersebut tidak dapat dibebankan kepada guru semata karena berkaitan pula dengan dukungan sarana pendidikan, metode pembelajaran, dan manajemen sekolah.

Kepala sekolah diharapkan dapat mengambil peran dalam membangun budaya membaca, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta mendukung pengembangan metode pembelajaran yang efektif.

RENCANA REVITALISASI RATUSAN SEKOLAH

Dalam kegiatan tersebut, Dian turut menyampaikan bahwa Kabupaten Kuningan direncanakan memperoleh program revitalisasi ratusan sekolah pada tahun berikutnya.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Namun, Bupati mengingatkan bahwa perbaikan bangunan harus disertai peningkatan mutu proses pembelajaran.

Keberhasilan program pendidikan tidak cukup diukur dari kondisi fisik ruang kelas, melainkan juga perlu mempertimbangkan kualitas guru, efektivitas pembelajaran, dan perkembangan kemampuan peserta didik.

Rencana revitalisasi sekolah tersebut masih memerlukan rincian lebih lanjut mengenai lokasi, alokasi anggaran, serta jadwal pelaksanaannya.

KESEJAHTERAAN GURU JUGA DISOROT

Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan perhatian terhadap kondisi keuangan sebagian tenaga pendidik.

Ia menyebut adanya hasil survei yang menunjukkan sekitar 42 persen guru menghadapi persoalan pinjaman online.

Angka tersebut merupakan data survei yang disampaikan Bupati, bukan hasil pemeriksaan individual terhadap seluruh guru Kabupaten Kuningan.

Metodologi dan cakupan survei tidak dijelaskan secara terperinci dalam laporan yang diperiksa.

Dian meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memperkuat edukasi keuangan serta membantu memetakan persoalan yang dihadapi tenaga pendidik.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu guru menjaga kondisi keuangan sehingga dapat menjalankan tugas profesional dengan lebih baik.

PENGUATAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN

Penugasan 50 kepala sekolah pada 2 November 2026 menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menata kepemimpinan satuan pendidikan.

Setelah memperoleh SK, para kepala sekolah diharapkan menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan kepegawaian dan kebutuhan sekolah yang dipimpin.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kerja sama kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.

Dengan penguatan kepemimpinan serta perbaikan mutu pembelajaran, penataan jabatan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi layanan pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Tags:
Kepala sekolah Kuningan 2026 Bupati Dian Rachmat Yanuar mutasi kepala sekolah Kuningan promosi kepala sekolah Disdikbud Kuningan 50 kepala sekolah pendidikan Kuningan literasi sekolah.

Komentar Pengguna