Pendidikan
Rahman Abdullah

Dapodik dan Verval PTK Beda Data Guru? Ini Langkah yang Harus Dilakukan Operator

Dapodik dan Verval PTK Beda Data Guru? Ini Langkah yang Harus Dilakukan Operator

20 Agustus 2026 | 10:03

Keboncinta.com-- Ketidaksesuaian data guru antara Dapodik dan Verval PTK masih menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan operator sekolah. Perbedaan sekecil nama, tanggal lahir, hingga NIK dapat menimbulkan persoalan apabila tidak segera ditelusuri dan diperbaiki melalui mekanisme yang tepat.

Namun, operator sebaiknya tidak terburu-buru mengubah informasi hanya karena menemukan perbedaan pada salah satu sistem. Sebelum melakukan perbaikan, data yang benar harus dipastikan terlebih dahulu dengan mengacu pada dokumen resmi milik guru.

Lantas, bagaimana langkah yang tepat jika data guru di Dapodik berbeda dengan Verval PTK? Berikut tahapan yang dapat dilakukan operator sekolah.

Baca Juga: Pesantren Naik Kelas di 2026 Struktur Baru Ditjen Pesantren Bawa Harapan Besar bagi Pendidikan Islam

Dokumen Resmi Harus Menjadi Acuan

Ketika menemukan perbedaan data, langkah pertama adalah mengumpulkan dokumen resmi guru yang dapat digunakan sebagai dasar pemeriksaan.

Dokumen tersebut antara lain KTP atau Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, serta ijazah pendidikan terakhir. Operator dapat mencocokkan informasi yang terdapat pada masing-masing dokumen.

Beberapa data yang perlu diperhatikan meliputi nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, serta identitas kependudukan lainnya.

Apabila ternyata terdapat perbedaan informasi antara satu dokumen dengan dokumen lainnya, persoalan tersebut perlu ditelusuri terlebih dahulu. Jangan langsung menentukan salah satu data sebagai acuan sebelum mendapatkan kepastian berdasarkan dokumen yang sah.

Lakukan Perbandingan Dapodik dan Verval PTK

Setelah dokumen resmi dipastikan, operator dapat melakukan pengecekan silang terhadap data guru yang tercatat pada Dapodik dan Verval PTK.

Catat bagian data yang berbeda, kemudian bandingkan dengan dokumen yang telah diperiksa sebelumnya.

Tahapan ini penting untuk menentukan sumber ketidaksesuaian. Dengan begitu, operator dapat mengetahui apakah data pada Dapodik yang perlu diperbaiki atau justru informasi pada Verval PTK yang harus diajukan koreksi.

Cara tersebut juga dapat mencegah operator melakukan perubahan pada data yang sebenarnya sudah benar.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Bisa Naik Jadi Penuh Waktu Benarkah PPPK Juga Punya Peluang Menjadi PNS

Jika Data yang Salah Berada di Dapodik

Apabila hasil pengecekan menunjukkan bahwa data pada Dapodik tidak sesuai dengan dokumen resmi, operator dapat melakukan pembaruan data melalui aplikasi Dapodik.

Perubahan harus dilakukan berdasarkan informasi yang tercantum dalam dokumen acuan. Setelah data diperbaiki dan disimpan, operator kemudian perlu melakukan sinkronisasi.

Sinkronisasi menjadi bagian penting karena data yang telah diperbarui pada aplikasi perlu dikirimkan agar pembaruan dapat diproses pada sistem terkait.

Setelah sinkronisasi dilakukan, operator tetap perlu memantau perubahan tersebut untuk memastikan data telah diperbarui sebagaimana mestinya.

Bagaimana Jika Dapodik Sudah Benar?

Kondisi berbeda terjadi apabila data yang tersimpan di Dapodik sudah sesuai dengan dokumen resmi, tetapi informasi pada Verval PTK masih menunjukkan data yang berbeda.

Dalam situasi seperti ini, operator tidak perlu mengubah kembali data Dapodik yang sudah benar.

Operator dapat menggunakan mekanisme pengajuan perbaikan data yang tersedia pada portal Verval PTK. Jika diminta, dokumen resmi yang menjadi dasar koreksi perlu disiapkan dan dilampirkan sesuai ketentuan.

Dengan cara tersebut, proses perbaikan diarahkan pada sistem yang memang mengalami ketidaksesuaian.

Baca Juga: Dapodik 2027 Resmi Jadi Perhatian Sekolah Ini Daftar Data yang Wajib Dicek Operator Sebelum Sinkronisasi

NIK Guru Jangan Sampai Salah

Selain nama dan tanggal lahir, NIK merupakan data yang harus diperiksa dengan sangat teliti.

Operator perlu memastikan seluruh 16 digit NIK guru telah tercatat dengan benar dan sama dengan dokumen kependudukan.

Kesalahan satu digit saja dapat menyebabkan ketidaksesuaian identitas dan berpotensi memengaruhi proses pemadanan data. Karena itu, pemeriksaan NIK sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pengecekan identitas lainnya.

Jangan hanya mengandalkan ingatan atau informasi yang disampaikan secara lisan. Gunakan dokumen kependudukan sebagai pembanding.

Setelah Diperbaiki, Data Tetap Harus Dipantau

Perubahan data yang dilakukan operator tidak selalu langsung terlihat pada seluruh sistem. Karena itu, pekerjaan belum selesai setelah pembaruan atau pengajuan perbaikan dilakukan.

Operator perlu melakukan pengecekan secara berkala terhadap data guru pada Dapodik maupun Verval PTK.

Apabila informasi sudah sesuai, proses perbaikan dapat dianggap berjalan sesuai harapan. Namun, jika masih ditemukan perbedaan atau status data belum valid, operator perlu menelusuri kembali bagian yang bermasalah dan mengikuti mekanisme koreksi yang tersedia.

Jangan Asal Mengubah Data Guru

Ketelitian menjadi hal utama ketika operator menemukan perbedaan informasi guru. Mengubah data tanpa memastikan kebenarannya justru dapat memunculkan ketidaksesuaian baru dan membuat proses validasi semakin panjang.

Prinsip sederhananya adalah periksa dokumen, tentukan data yang benar, lalu perbaiki sistem yang mengalami kesalahan.

Jika data Dapodik yang tidak sesuai, lakukan pembaruan dan sinkronisasi. Namun, apabila Dapodik telah benar sementara Verval PTK masih berbeda, gunakan mekanisme pengajuan perbaikan pada Verval PTK sesuai ketentuan.

Baca Juga: Dapodik 2027 Mulai Berjalan Operator Sekolah Jangan Sampai Ada Data Guru dan Siswa yang Terlewat

Dengan mengikuti tahapan tersebut, operator dapat menangani perbedaan data secara lebih terarah. Data guru yang konsisten antara dokumen resmi, Dapodik, dan Verval PTK juga akan membantu mendukung kelancaran berbagai proses administrasi pendidikan.***

Tags:
Validasi Data Guru Info GTK Dapodik

Komentar Pengguna