Parenting
M. Fadhli Dzil Ikram

Doa agar Dijauhkan dari Penyakit dan Diberi Kesehatan Jasmani serta Rohani

Doa agar Dijauhkan dari Penyakit dan Diberi Kesehatan Jasmani serta Rohani

02 November 2026 | 12:47

Keboncinta.com – Penyakit merupakan bagian dari kehidupan manusia. Dalam perspektif Islam, sakit dapat menjadi ujian yang dihadapi dengan kesabaran, doa, dan ikhtiar. Selain menjalani pengobatan, umat Islam dianjurkan memohon perlindungan serta kesembuhan kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW mengajarkan sejumlah doa untuk memohon perlindungan dari penyakit, bahaya, dan berbagai kesulitan. Doa menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah sekaligus membantu menumbuhkan ketenangan dan harapan ketika menghadapi keadaan yang berat.

Berikut beberapa doa yang memiliki landasan dalam Al-Qur’an dan hadis.

1. Doa Perlindungan dari Penyakit Berat

Doa ini diriwayatkan dari Anas bin Malik dan terdapat dalam hadis Abu Dawud.

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ

Latin:

Allahumma inni a‘udzu bika minal-barashi wal-jununi wal-judzami wa min sayyi’il-asqam.

Artinya:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit baras, kegilaan, kusta, dan penyakit-penyakit buruk.”

Doa ini merupakan permohonan perlindungan dari penyakit yang berat dan membahayakan. Istilah baras merujuk pada penyakit yang menyebabkan perubahan warna kulit, sementara sayyi’il-asqam mencakup penyakit-penyakit buruk.

Baca Juga: Takut Mengalami Ketindihan? Baca Doa dan Dzikir Ini Sebelum Tidur 

2. Doa Perlindungan dengan Nama Allah

Doa ini dikenal sebagai dzikir pagi dan petang yang dibaca tiga kali.

Arab:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Latin:

Bismillahil-ladzi la yadhurru ma‘asmihi syai’un fil-ardhi wa la fis-sama’i wa huwas-sami‘ul-‘alim.

Artinya:

“Dengan nama Allah, yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang dapat membahayakan. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Bacaan ini diriwayatkan dalam sejumlah kitab hadis, di antaranya Abu Dawud dan At-Tirmidzi. Amalan ini merupakan bentuk permohonan perlindungan kepada Allah dari berbagai bahaya.

3. Doa Perlindungan dari Setan dan ‘Ain

Rasulullah SAW mengajarkan doa perlindungan untuk Hasan dan Husain.

Arab:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Latin:

A‘udzu bi kalimatillahit-tammati min kulli syaithanin wa hammatin wa min kulli ‘ainin lammah.

Artinya:

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan, makhluk berbahaya, dan setiap mata yang membawa keburukan.”

Doa ini dapat dibaca untuk memohon perlindungan bagi diri sendiri maupun keluarga, termasuk anak-anak.

4. Doa Memohon Kesembuhan

Rasulullah SAW mengajarkan doa ini ketika menjenguk orang sakit.

Arab:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Latin:

Allahumma Rabban-nas, adzhibil-ba’sa, isyfi antasy-Syafi, la syifa’a illa syifa’uka, syifa’an la yughadiru saqama.

Artinya:

“Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”

Doa ini diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Isinya menegaskan bahwa kesembuhan dimohonkan kepada Allah.

Baca Juga: Ingin Punya Tetangga Baik? Ini Doa dan Adab Bertetangga Menurut Rasulullah 

5. Doa Memohon Perlindungan dari Kesedihan dan Kelemahan

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

Latin:

Allahumma inni a‘udzu bika minal-hammi wal-hazan, wal-‘ajzi wal-kasal, wal-bukhli wal-jubn, wa dhala‘id-daini wa ghalabatir-rijal.

Artinya:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, kelemahan dan kemalasan, sifat kikir dan pengecut, lilitan utang, serta tekanan orang lain.”

Doa ini diriwayatkan dalam Shahih Bukhari. Meski bukan doa khusus untuk penyakit fisik, bacaan ini memohon perlindungan dari beban batin dan keadaan yang melemahkan seseorang.

Doa, Tawakal, dan Ikhtiar Medis

Membaca doa perlindungan dari penyakit dapat menjadi bagian dari ikhtiar spiritual. Dzikir dan doa juga dapat membantu seseorang menemukan ketenangan, harapan, dan kekuatan dalam menghadapi kesulitan.

Namun, doa tidak menggantikan pemeriksaan atau pengobatan medis. Jika mengalami gejala penyakit, seseorang tetap perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan mengikuti penanganan yang sesuai.

Dalam Islam, tawakal berjalan bersama ikhtiar.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Doa Doa Kesembuhan Doa Makbul

Komentar Pengguna