Pendidikan
Hilmi An Naufal

Dua Siswa di Berastagi Diduga Keracunan MBG, Wapres Gibran Kunjungi Korban di Rumah Sakit

Dua Siswa di Berastagi Diduga Keracunan MBG, Wapres Gibran Kunjungi Korban di Rumah Sakit

12 September 2026 | 07:39

KEBONCINTA.COM – Dua siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mendapatkan perawatan medis.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi kedua siswa tersebut di Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi pada Jumat, 11 September 2026.

Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi siswa yang tengah mendapatkan perawatan.

Program MBG merupakan salah satu program yang menyasar peserta didik dengan tujuan membantu memenuhi kebutuhan gizi anak selama mengikuti kegiatan pendidikan.

Namun, aspek keamanan pangan menjadi hal yang sangat penting karena makanan diproduksi dan didistribusikan dalam jumlah besar kepada peserta didik.

Kasus dugaan keracunan menjadi pengingat bahwa proses pengolahan makanan perlu mengikuti standar kebersihan dan keamanan yang ketat sejak pemilihan bahan, proses memasak, penyimpanan hingga distribusi makanan ke sekolah.

Pemantauan terhadap kondisi makanan juga diperlukan untuk mencegah produk yang sudah tidak layak konsumsi sampai kepada siswa.

Sekolah memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan ketika makanan diterima dan dibagikan kepada peserta didik.

Sementara itu, orang tua diharapkan segera membawa anak mendapatkan pemeriksaan apabila setelah mengonsumsi makanan muncul gejala seperti mual, muntah, sakit perut, pusing atau kondisi lain yang tidak biasa.

Dalam kasus di Berastagi, dua siswa tersebut telah mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut.

Karena masih dalam tahap dugaan, penyebab kondisi siswa tidak seharusnya disimpulkan sebelum terdapat hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

Evaluasi terhadap proses penyediaan makanan menjadi penting agar Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat kepada siswa sekaligus memenuhi standar keamanan pangan.

Perhatian terhadap kualitas makanan juga diperlukan agar masyarakat dan orang tua memiliki kepercayaan terhadap pelaksanaan program yang menyasar jutaan peserta didik tersebut.

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna