Beasiswa
Hilmi An Naufal

FAI UMS Tawarkan Beasiswa hingga Pengalaman VR Haji, Calon Mahasiswa Bisa Konsultasi Langsung di IIEF 2026

FAI UMS Tawarkan Beasiswa hingga Pengalaman VR Haji, Calon Mahasiswa Bisa Konsultasi Langsung di IIEF 2026

05 Oktober 2026 | 07:19

KebonCinta.com — Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengenal berbagai program studi, beasiswa, hingga teknologi pembelajaran melalui International Islamic Edu Fair atau IIEF 2026.

Pameran pendidikan tersebut berlangsung di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Surakarta, pada 3 hingga 5 Oktober 2026.

FAI UMS tidak hanya menampilkan informasi mengenai program studi. Pengunjung juga dapat berkonsultasi mengenai pilihan pendidikan, mekanisme seleksi, peluang beasiswa dan pengembangan karier.

“Bukan sekadar memperkenalkan program studi,” ujar Dekan FAI UMS Mohamad Ali.

Ia menjelaskan keikutsertaan FAI UMS diarahkan untuk membantu masyarakat melihat bagaimana pendidikan Islam dapat berkembang bersama teknologi dan kebutuhan dunia profesional.

Informasi pendidikan yang tersedia mencakup jenjang sarjana hingga doktor.

Khusus untuk jenjang magister, calon mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai Beasiswa Fresh Graduate dan Beasiswa Kader Muhammadiyah.

Pengunjung dapat menanyakan langsung persyaratan, proses seleksi serta cakupan masing-masing program beasiswa kepada petugas yang berada di lokasi pameran.

Selain beasiswa, FAI UMS juga menawarkan fasilitas berupa potongan 100 persen biaya pendaftaran bagi calon mahasiswa baru jenjang S1 tertentu.

Fasilitas tersebut berlaku untuk pendaftaran S1 Pendidikan Agama Islam, S1 Hukum Ekonomi Syariah serta S1 Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir sesuai ketentuan program.

Perlu diperhatikan, potongan tersebut hanya berlaku untuk biaya pendaftaran dan bukan berarti seluruh biaya kuliah digratiskan.

FAI UMS juga menghadirkan pengalaman pembelajaran berbasis Virtual Reality atau VR.

Pengunjung dapat mencoba VR Haji dan VR UMS yang memberikan pengalaman lebih interaktif dalam mengenal lingkungan maupun materi pendidikan.

Teknologi VR memungkinkan pengguna merasakan simulasi sebuah tempat atau aktivitas menggunakan perangkat khusus.

Dalam konteks pendidikan, teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat materi tertentu lebih mudah divisualisasikan.

Penggunaan VR Haji misalnya dapat membantu mahasiswa maupun masyarakat memperoleh gambaran mengenai sejumlah tahapan ibadah dengan pendekatan yang lebih interaktif.

Mohamad Ali menilai penggunaan teknologi tetap harus berjalan bersama penguatan nilai dan kemampuan akademik mahasiswa.

FAI UMS ingin lulusan tidak hanya memahami ilmu keislaman, tetapi juga memiliki literasi digital, kemampuan berpikir kritis, komunikasi dan kepemimpinan.

Kebutuhan tersebut semakin penting karena dunia pendidikan dan pekerjaan terus mengalami perubahan akibat perkembangan teknologi.

Mahasiswa diharapkan mampu menggunakan teknologi sebagai alat untuk belajar dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Pameran IIEF 2026 juga dapat menjadi kesempatan bagi siswa SMA, MA maupun sederajat yang masih bingung memilih program studi.

Calon mahasiswa dapat mencari informasi sebelum menentukan pilihan pendidikan yang sesuai dengan minat dan rencana masa depan.

Orang tua maupun guru juga dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengetahui berbagai jalur pendidikan dan skema pembiayaan yang tersedia.

Dengan adanya layanan konsultasi, informasi beasiswa dan teknologi VR, FAI UMS mencoba menghadirkan pengalaman pameran pendidikan yang tidak hanya berupa pembagian brosur.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan Islam dapat terus berkembang dan memanfaatkan teknologi tanpa meninggalkan nilai yang menjadi fondasinya.

Tags:
UMS beasiswa Mahasiswa Baru Pendidikan Islam IIEF 2026 VR Haji Kampus

Komentar Pengguna