KebonCinta.com - Penggunaan media pembelajaran yang interaktif dapat membantu guru menghadirkan kegiatan belajar yang lebih menarik dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan setiap murid. Hal ini menjadi semakin penting ketika pembelajaran ditujukan bagi murid berkebutuhan khusus yang memiliki karakteristik dan kebutuhan belajar yang beragam.
Saat ini, guru dapat memanfaatkan berbagai perangkat digital untuk membuat materi pembelajaran tanpa harus memiliki kemampuan pemrograman. Salah satunya Lumi yang mendukung pembuatan konten interaktif berbasis H5P dengan beragam pilihan aktivitas belajar.
Mewujudkan lingkungan belajar inklusif kini semakin mudah tanpa terhalang kendala teknis. Lumi H5P hadir sebagai aplikasi desktop gratis yang fleksibel dipasang pada sistem operasi Windows, Mac, maupun Linux. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan beroperasi penuh secara offline.
Baca Juga: Guru SD Bisa Ikuti Pelatihan Cambridge 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 12 Oktober
Fitur ini menjadi solusi bagi sekolah dengan akses internet terbatas, sehingga guru tetap bisa merancang dan menampilkan materi pembelajaran interaktif kapan saja.
Proses pembuatannya dirancang sangat intuitif. Setelah melalui tahap instalasi dan memahami navigasinya, guru dapat langsung menyusun permainan edukatif sesuai tingkat kognitif siswa. Konten yang selesai dibuat dapat diekspor ke format HTML universal, sehingga dapat dijalankan dengan mudah melalui komputer pribadi hingga Papan Interaktif Digital (PID) di kelas.
Lumi menyediakan lebih dari 40 pilihan aktivitas interaktif yang dapat disesuaikan dengan gaya belajar visual maupun kinestetik murid berkebutuhan khusus.
Beberapa tipe latihan yang dapat dimanfaatkan antara lain:
Dengan berbagai fitur tersebut, Lumi H5P dapat menjadi pilihan praktis bagi guru untuk menghadirkan media pembelajaran interaktif yang lebih menarik dan inklusif. Pemanfaatannya juga dapat disesuaikan dengan kemampuan serta kebutuhan belajar setiap murid, termasuk anak berkebutuhan khusus. ***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir