Keboncinta.com-- Data guru yang tercatat dalam sistem pendidikan tidak hanya menjadi informasi administratif. Ketepatan data juga dapat berkaitan dengan berbagai proses layanan dan pemadanan data pendidikan.
Karena itu, ketika operator sekolah menemukan perbedaan informasi antara Dapodik dan Verval PTK, persoalan tersebut sebaiknya segera ditelusuri.
Perbedaan dapat muncul pada sejumlah identitas penting, seperti tanggal lahir, NIK, maupun informasi lain yang berkaitan dengan profil guru. Kesalahan kecil pada data tersebut sebaiknya tidak langsung diperbaiki tanpa pemeriksaan karena setiap perubahan harus mengacu pada dokumen resmi.
Lantas, apa yang harus dilakukan operator sekolah ketika menemukan data guru yang tidak sama antara Dapodik dan Verval PTK?
Baca Juga: Sulingjar 2026 Sudah Ditutup! Guru dan Kepala Sekolah Wajib Cek Status Pengisian Ini
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan dokumen yang dapat menjadi acuan. Operator dapat meminta guru yang bersangkutan menunjukkan dokumen resmi, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan ijazah terakhir.
Pemeriksaan dilakukan dengan mencocokkan informasi identitas pada dokumen tersebut. Untuk tanggal lahir, misalnya, pastikan tanggal, bulan, dan tahun yang tercantum sudah sesuai.
Hal yang sama perlu dilakukan terhadap NIK. Pastikan 16 digit NIK yang tersimpan dalam sistem benar-benar sama dengan NIK pada dokumen kependudukan.
Setelah dokumen acuan dipastikan, operator dapat membandingkan informasi yang terdapat di Dapodik dengan data pada Verval PTK.
Tahapan ini bertujuan mengetahui bagian data mana yang tidak sesuai dengan dokumen resmi. Jangan hanya berpatokan pada salah satu sistem, sebab dokumen resmi tetap menjadi dasar utama dalam menentukan informasi identitas yang benar.
Jika data pada Dapodik tidak sesuai dengan dokumen, operator dapat melakukan pembaruan melalui mekanisme yang tersedia, kemudian menyimpan perubahan dan melakukan sinkronisasi.
Sebaliknya, apabila data pada Dapodik telah sesuai dengan dokumen tetapi informasi di Verval PTK masih berbeda, operator perlu mengikuti mekanisme pengajuan perbaikan pada Verval PTK. Dokumen pendukung dapat disiapkan sesuai persyaratan yang diminta dalam proses pengajuan.
Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan! Ini 12 Permendikdasmen 2026 yang Mengubah Aturan Pendidikan
Selain tanggal lahir, NIK menjadi salah satu informasi yang perlu mendapat perhatian khusus. Kesalahan satu angka saja dapat menyebabkan data tidak sesuai dengan dokumen kependudukan dan berpotensi mengganggu proses pemadanan data.
Karena itu, operator sebaiknya tidak hanya melihat sekilas nomor tersebut. Periksa seluruh 16 digit NIK dan cocokkan dengan dokumen resmi guru.
Pengecekan juga penting dilakukan ketika terdapat perubahan atau pembaruan data agar informasi yang tersimpan tetap konsisten di berbagai sistem.
Proses perbaikan tidak berhenti setelah data diubah atau pengajuan koreksi dilakukan. Operator bersama guru yang bersangkutan tetap perlu melakukan pemantauan secara berkala.
Tujuannya untuk memastikan pembaruan telah diproses dan informasi yang tampil pada sistem sudah sesuai. Pemantauan juga dapat membantu mendeteksi apabila masih terdapat data yang belum sinkron atau muncul ketidaksesuaian lainnya.
Baca Juga: Bukan Cuma dari Gaji! Begini Cara Desil Kesejahteraan Keluarga Sebenarnya Ditentukan
Dengan demikian, ketika menemukan perbedaan data guru antara Dapodik dan Verval PTK, operator sebaiknya tidak terburu-buru melakukan perubahan. Mulailah dengan memeriksa dokumen resmi, membandingkan data pada kedua sistem, menggunakan mekanisme perbaikan sesuai sumber kesalahan, kemudian memastikan hasil pembaruan telah sesuai.
Ketelitian dalam setiap tahapan menjadi kunci agar data guru tetap valid dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan administrasi pendidikan.***