Parenting
M. Fadhli Dzil Ikram

Jangan Langsung Pulang Setelah Mengaji, Ini Adab dan Doa Sesuai Sunnah Rasulullah

Jangan Langsung Pulang Setelah Mengaji, Ini Adab dan Doa Sesuai Sunnah Rasulullah

02 November 2026 | 09:50

Keboncinta.com – Mengaji merupakan ibadah yang memiliki banyak keutamaan. Selain memperhatikan adab ketika membaca Al-Qur'an, umat Islam juga dianjurkan menjaga tata cara mengakhiri kegiatan mengaji agar majelis ditutup dengan doa dan kebaikan.

Salah satu bacaan yang dikenal sebagai doa kafaratul majelis adalah permohonan ampun kepada Allah SWT setelah seseorang menyelesaikan suatu pertemuan. Doa ini juga dapat dibaca ketika mengakhiri kegiatan mengaji atau majelis ilmu.

Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan keutamaan membaca doa penutup majelis. Sementara itu, dalam kitab At-Tibyan, beliau juga menerangkan anjuran berdoa setelah mengkhatamkan Al-Qur'an.

Berikut enam adab mengakhiri kegiatan mengaji yang dapat diterapkan.

1. Membaca Doa Kafaratul Majelis

Salah satu adab mengakhiri mengaji adalah membaca doa kafaratul majelis sebelum meninggalkan tempat duduk.

Arab:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Latin: Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaika.

Artinya: Mahasuci Engkau, ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu.

Doa ini diriwayatkan dalam hadis tentang penutup majelis. Rasulullah SAW mengajarkan bacaan tersebut sebagai permohonan ampun atas kekurangan yang mungkin terjadi selama pertemuan.

Baca Juga: Doa Setelah Belajar Mengaji untuk Anak, Lengkap Arab, Latin dan Artinya 

2. Berdoa Setelah Khatam Al-Qur'an

Ketika menyelesaikan bacaan 30 juz, umat Islam dianjurkan memanjatkan doa sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan keberkahan.

Imam an-Nawawi dalam At-Tibyan menjelaskan bahwa doa setelah khatam Al-Qur'an merupakan amalan yang dianjurkan. Isi doa dapat mencakup kebaikan dunia dan akhirat, ampunan, serta kemaslahatan umat Islam.

3. Membaca Doa Khatam Al-Qur'an

Salah satu doa khatam yang populer di kalangan umat Islam adalah:

Arab:

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً

Latin: Allahummarhamni bil-Qur'ani waj'alhu li imaman wa nuran wa hudan wa rahmah.

Artinya: Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur'an dan jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku.

Doa tersebut memuat harapan agar Al-Qur'an menjadi pedoman hidup dan membawa ketenteraman. Redaksi doa khatam yang lebih panjang juga dikenal dalam tradisi keilmuan Islam.

4. Mengakhiri Doa dengan Hamdalah dan Shalawat

Setelah menyampaikan permohonan kepada Allah, doa dapat ditutup dengan membaca hamdalah dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Amalan ini mencerminkan rasa syukur sekaligus penghormatan kepada Rasulullah SAW. Imam an-Nawawi juga menjelaskan anjuran memperhatikan hamdalah dan shalawat dalam adab berdoa.

5. Membaca Surah Al-Fatihah

Sebagian masyarakat Muslim memiliki kebiasaan membaca Surah Al-Fatihah setelah doa penutup majelis. Amalan ini dilakukan sebagai bentuk tabarruk atau mengharap keberkahan Al-Qur'an.

Namun, perlu dipahami bahwa tidak terdapat dalil khusus yang menetapkan membaca Al-Fatihah sebagai kewajiban atau sunnah khusus setiap selesai mengaji. Karena itu, praktik tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai satu-satunya tata cara penutup majelis.

Baca Juga: Doa Setelah Membaca Al-Qur'an agar Ilmu Bermanfaat, Ini Penjelasan Prof Mahmud Al-Dausary 

6. Mendoakan Kebaikan Kaum Muslimin

Mengakhiri kegiatan mengaji juga dapat diisi dengan doa untuk keluarga, masyarakat, kaum Muslimin, dan para pemimpin agar diberikan kebaikan.

Dalam At-Tibyan, Imam an-Nawawi menganjurkan agar doa setelah khatam Al-Qur'an mencakup kepentingan umat Islam. Dengan demikian, manfaat majelis mengaji diharapkan tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga masyarakat luas.

Hikmah Menjaga Adab Setelah Mengaji

Menerapkan adab setelah mengaji menjadi pengingat bahwa ibadah tidak berhenti ketika bacaan Al-Qur'an selesai. Doa penutup majelis mengajarkan pentingnya memohon ampun, bersyukur, dan memperbaiki diri.

Selain itu, doa setelah khatam menjadi kesempatan untuk memohon agar petunjuk Al-Qur'an terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, mengaji bukan hanya tentang menyelesaikan bacaan, melainkan juga bagaimana menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman perilaku.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:

Komentar Pengguna