Keboncinta.com – Setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Namun, Islam mengajarkan bahwa pintu ampunan Allah SWT selalu terbuka bagi hamba yang ingin memperbaiki diri. Salah satu amalan sunnah yang dapat dilakukan untuk memohon ampunan adalah sholat taubat.
Sholat taubat merupakan ibadah dua rakaat yang dikerjakan sebagai bentuk penyesalan atas dosa sekaligus ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah. Amalan ini memiliki dasar hadis yang diriwayatkan dari Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Dalam hadis riwayat Abu Dawud nomor 1521, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa seorang hamba yang melakukan dosa, kemudian berwudhu dengan sempurna, mengerjakan sholat dua rakaat, dan memohon ampun kepada Allah, akan mendapatkan ampunan-Nya.
Sholat taubat memiliki sejumlah keutamaan bagi seorang Muslim yang ingin kembali ke jalan Allah.
Pertama, menjadi sarana memohon ampunan atas dosa. Kedua, mengingatkan manusia agar tidak terus-menerus melakukan kesalahan. Ketiga, menumbuhkan kesadaran untuk memperbaiki perilaku dan meningkatkan ketakwaan.
Allah SWT juga mencintai orang-orang yang senantiasa bertaubat dan menyucikan diri, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 222.
Meski demikian, sholat taubat bukan satu-satunya syarat diterimanya taubat. Seseorang tetap harus menyesali perbuatannya, meninggalkan dosa, serta bertekad tidak mengulanginya. Apabila dosa berkaitan dengan hak orang lain, hak tersebut juga harus dikembalikan atau diselesaikan.
Baca Juga: Doa Melindungi Anak dari Godaan Setan dan Bisikan Buruk, Ini Penjelasan Imam An-Nawawi
Sholat taubat dikerjakan sebanyak dua rakaat dengan satu kali salam. Niat pada dasarnya cukup dihadirkan dalam hati.
Berikut lafaz niat yang biasa digunakan:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallī sunnatat-taubati rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
"Saya berniat sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Pelaksanaan sholat taubat pada dasarnya sama seperti sholat sunnah dua rakaat pada umumnya. Berikut urutannya:
Tidak ada ketentuan bahwa sholat taubat harus membaca surah tertentu setelah Al-Fatihah.
Setelah sholat, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak istighfar. Salah satu bacaan yang dapat diamalkan adalah:
Arab:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Latin:
Astaghfirullāhal-‘azhīm alladzī lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūmu wa atūbu ilaih.
Artinya:
"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan terus-menerus mengurus makhluk-Nya. Aku bertaubat kepada-Nya."
Orang yang bertaubat juga dapat menyampaikan permohonan ampun menggunakan bahasa sendiri dengan penuh penyesalan dan ketulusan.
Baca Juga: Doa Setelah Membaca Al-Qur'an agar Ilmu Bermanfaat, Ini Penjelasan Prof Mahmud Al-Dausary
Sholat taubat dapat dikerjakan ketika seseorang menyadari kesalahannya dan ingin segera kembali kepada Allah. Pelaksanaannya sebaiknya memperhatikan waktu-waktu yang diperselisihkan atau dilarang untuk sholat sunnah menurut ketentuan fikih yang diikuti.
Tidak perlu menunggu malam tertentu atau sepertiga malam terakhir untuk bertaubat. Hal terpenting adalah segera meninggalkan dosa dan memohon ampun kepada Allah.
Sholat taubat merupakan salah satu amalan sunnah untuk mengiringi kesungguhan seorang Muslim dalam memperbaiki diri. Namun, taubat sejati tidak berhenti pada pelaksanaan sholat dan membaca istighfar.
Penyesalan harus disertai dengan meninggalkan perbuatan dosa, memperbaiki kesalahan, dan berusaha tidak mengulanginya. Dengan demikian, sholat taubat menjadi bagian dari perjalanan seorang hamba untuk kembali kepada Allah SWT dan menjalani kehidupan yang lebih baik.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir