Keboncinta.com — Menginap di hotel atau penginapan sewaan seharusnya menjadi pengalaman yang nyaman. Namun, ada risiko privasi yang perlu diwaspadai, salah satunya keberadaan kamera tersembunyi di dalam kamar. Perangkat pengintai tersebut dapat disamarkan dalam berbagai benda sehari-hari, seperti pengisi daya USB, jam digital, hingga detektor asap.
Kamera tersembunyi menjadi ancaman serius karena bisa merekam aktivitas pribadi tanpa sepengetahuan penghuni. Karena itu, penting bagi setiap tamu untuk melakukan pemeriksaan sederhana sebelum menggunakan kamar hotel atau penginapan.
Kabar baiknya, smartphone Android maupun iPhone dapat dimanfaatkan untuk membantu mendeteksi keberadaan kamera mencurigakan. Mengutip BGR, Senin (19/10/2026), terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan, mulai dari pemeriksaan visual hingga pemindaian jaringan nirkabel.
Meski demikian, kemampuan HP untuk menemukan kamera tersembunyi memiliki keterbatasan. Pemeriksaan menggunakan smartphone sebaiknya dipahami sebagai langkah awal, bukan jaminan bahwa seluruh perangkat pengintai dapat ditemukan.
Baca Juga: Sering Bosan Saat Belajar Matematika? Ini 8 Tips agar Lebih Menyenangkan dan Mudah Dipahami
Langkah pertama untuk mendeteksi kamera tersembunyi adalah memeriksa seluruh bagian kamar secara langsung. Perhatikan benda-benda yang memiliki lubang kecil, bentuk tidak biasa, atau posisi yang terlihat mencurigakan.
Pemeriksaan sebaiknya diprioritaskan pada area yang memiliki tingkat privasi tinggi, seperti kamar tidur, kamar mandi, dan ruang ganti. Kamera pengintai dapat disembunyikan dalam benda yang tampak normal sehingga tidak mudah dikenali sekilas.
Beberapa benda yang patut diperhatikan antara lain pengisi daya USB, jam meja, lampu tidur, detektor asap, hingga perangkat elektronik yang menghadap langsung ke tempat tidur.
Gunakan fitur zoom atau pembesar pada kamera HP untuk memeriksa bagian yang sulit dijangkau oleh mata. Perhatikan apakah terdapat lubang kecil yang menyerupai tempat lensa kamera.
Namun, jangan langsung menyimpulkan bahwa sebuah benda merupakan kamera tersembunyi hanya karena memiliki lubang kecil. Periksa bentuk, fungsi, dan posisi benda tersebut sebelum mengambil kesimpulan.
Cara berikutnya adalah memanfaatkan fitur senter pada smartphone. Metode ini cukup sederhana karena tidak membutuhkan aplikasi tambahan.
Pertama, matikan lampu kamar dan tutup tirai agar ruangan menjadi lebih gelap. Setelah itu, nyalakan senter HP dan arahkan cahayanya secara perlahan ke benda-benda yang dicurigai memiliki kamera.
Perhatikan pantulan cahaya yang muncul dari permukaan benda. Lensa kamera memiliki karakteristik optik yang terkadang dapat memantulkan cahaya senter sehingga terlihat seperti titik terang kecil.
Gerakkan senter dari berbagai sudut untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih baik. Jika menemukan pantulan yang tidak biasa, periksa kembali benda tersebut dari jarak dekat menggunakan kamera HP.
Metode ini dapat membantu menemukan lensa kamera yang tersembunyi, tetapi tidak selalu berhasil. Hasilnya bergantung pada posisi kamera, ukuran lensa, kondisi pencahayaan, dan bahan yang digunakan untuk menyamarkan perangkat.
Beberapa kamera pengawas menggunakan inframerah untuk membantu merekam gambar dalam kondisi minim cahaya. Cahaya inframerah tersebut tidak selalu dapat dilihat langsung oleh mata manusia.
Pengguna bisa mencoba memeriksanya menggunakan kamera HP.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir