Khazanah
M. Fadhli Dzil Ikram

Jangan Sampai Keliru, Pahami Batas Waktu Akhir Sholat Dhuha Sebelum Masuk Zuhur

Jangan Sampai Keliru, Pahami Batas Waktu Akhir Sholat Dhuha Sebelum Masuk Zuhur

04 November 2026 | 09:47

Keboncinta.com — Sholat dhuha merupakan salah satu amalan sunnah muakkad (sangat dianjurkan) yang kerap diamalkan oleh Rasulullah SAW. Ibadah harian ini dikerjakan pada rentang waktu pagi hari hingga menjelang masuknya waktu sholat fardhu Zuhur. Namun, banyak umat Islam yang kerap bertanya-tanya mengenai jam pasti dimulainya sholat dhuha serta kapan batas akhir pengerjaannya.

Secara etimologi, kata dhuha merujuk pada waktu ketika matahari mulai terbit hingga naik setinggi tombak dan sinarnya memutih. Para ulama dari empat mazhab fikih serta ahli ilmu falak telah memberikan penjelasan rinci mengenai batasan waktu tersebut.

Jam Berapa Sholat Dhuha Dimulai?

Menukil penjelasan dalam buku Waktu Shalat: Kajian Fiqih dan Astronomi karya Abd. Karim Faiz, waktu dhuha dalam ilmu falak umumnya dimulai sekitar 15 menit setelah matahari terbit (setelah lewat waktu haram sholat saat matahari baru muncul), atau ketika posisi matahari telah mencapai ketinggian satu tombak / sepenggalah (qadra rumhin).

Pandangan mengenai awal waktu dhuha dijabarkan lebih lanjut oleh para ulama mazhab:

  • Mazhab Hanafi: Berpendapat bahwa waktu dhuha dimulai saat matahari mulai naik hingga sesaat sebelum tergelincir ke barat (istiwā).
  • Mazhab Maliki: Menyatakan awal dhuha adalah ketika matahari mulai naik dan memancarkan cahaya putih serta hilang warna kemerah-merahannya.
  • Mazhab Syafi'i: Berpandangan bahwa waktu dhuha dimulai sejak matahari mulai naik dari ufuk.
  • Mazhab Hanbali: Menyatakan dhuha dimulai ketika matahari naik dan pancaran panasnya mulai terasa menyengat.

Sebagai contoh panduan praktis di wilayah Indonesia (mengacu pada jadwal Kementerian Agama), jika waktu matahari terbit (syuruq) berada di kisaran pukul 05.23 WIB, maka sholat dhuha sudah mulai bisa dikerjakan sekitar pukul 05.51 WIB atau setelah melewati jeda 15 menit dari terbitnya matahari.

Baca Juga: 5 Keutamaan Sholat Dhuha yang Sayang Dilewatkan, dari Sedekah hingga Ganjaran Surga 

Batas Akhir Waktu Sholat Dhuha

Merujuk pada buku Fikih 4 karya Siti Khomisil Fatatil Aqillah dan Kiki Rejeki, batas akhir pengerjaan sholat dhuha adalah sesaat sebelum masuknya waktu sholat Zuhur, atau lebih tepatnya sekitar 15 menit sebelum azan Zuhur berkumandang.

Waktu menjelang zuhur ini bertepatan dengan waktu istiwā (saat matahari tepat berada di tengah-tengah langit), di mana umat Islam diharamkan untuk mendirikan sholat sunnah mutlak hingga matahari sedikit bergeser ke barat. Oleh karena itu, jika waktu sholat Zuhur di suatu daerah jatuh pada pukul 12.00 WIB, maka batas aman sholat dhuha berakhir pada pukul 11.45 WIB.

Waktu Paling Utama (Afdal) untuk Sholat Dhuha

Meskipun rentang waktunya cukup panjang, terdapat waktu-waktu tertentu yang dinilai paling utama (afdal) untuk melaksanakan sholat dhuha. Berdasarkan penjelasan dalam buku Agar Shalat Dhuhamu Berbuah Kekayaan karya Iqra' al-Firdaus, waktu terbaik dhuha adalah ketika matahari mulai naik tinggi dan sinarnya mulai terasa panas terik.

Hal ini bersandarkan pada hadits Nabi SAW dari sahabat Zaid bin Arqam RA, di mana Rasulullah SAW bersabda:

"Sholat Awwabin (orang-orang yang kembali taat kepada Allah) adalah ketika anak unta mulai kepanasan." (HR. Muslim).

Waktu yang dimaksud dalam hadits tersebut lazimnya berada di sekitar pukul 09.00 hingga 11.00 pagi, di mana suhu udara mulai menghangat dan aktivitas dhuha berada di paruh kedua waktunya.

Apakah Jam 6 Pagi Sudah Boleh Sholat Dhuha?

Menjawab pertanyaan seputar boleh tidaknya sholat dhuha pada pukul 06.00 pagi, jawabannya adalah boleh, dengan syarat matahari di wilayah tempat tinggal Anda sudah terbit sepenuhnya dan telah melewati jeda waktu larangan sholat (sekitar 15 menit setelah terbit).

Jika di suatu kota matahari terbit pukul 05.15 WIB, maka pada pukul 06.00 pagi ibadah sholat dhuha sudah sah untuk dikerjakan karena posisi matahari sudah naik sepenggalah. Namun, pastikan untuk selalu mengecek jadwal terbit matahari (syuruq) lokal demi menghindari pengerjaan di waktu yang diharamkan. Wallahu a'lam.

Tags:
Sholat Dhuha Waktu Sholat Dhuha Fikih Ibadah

Komentar Pengguna