Kemendikdasmen Buka Pertukaran Pelajar Gratis ke Tokyo untuk Siswa SMK, Pendaftaran sampai 6 Oktober 2026
04 Oktober 2026
| 20:41
JAKARTA — Kesempatan menarik terbuka bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK di seluruh Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat SMK membuka pendaftaran program pertukaran pelajar ke Tokyo, Jepang, bekerja sama dengan Tokyo Metropolitan Board of Education. Pendaftaran program berlangsung pada 1 hingga 6 Oktober 2026. Peserta yang lolos nantinya mendapatkan kesempatan merasakan pengalaman pendidikan di Tokyo sekaligus membangun hubungan dengan pelajar dari negara lain. Program tersebut juga menjadi kesempatan bagi siswa SMK Indonesia untuk menunjukkan keterampilan vokasi, memperkenalkan kebudayaan Indonesia serta memperluas wawasan internasional. Salah satu hal menarik dari program ini adalah akomodasi peserta selama kegiatan ditanggung sehingga siswa dapat mengikuti program tanpa harus menanggung seluruh kebutuhan perjalanan secara mandiri. Kegiatan di Tokyo dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 12 Desember 2026. Namun tidak semua siswa dapat langsung mengikuti program tersebut karena terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Peserta harus berstatus Warga Negara Indonesia dan merupakan siswa aktif kelas 10, 11 atau 12 SMK. Usia peserta minimal 15 tahun serta memiliki catatan akademik yang baik. Untuk siswa kelas 11 dan 12, peserta harus melampirkan fotokopi rapor dua semester terakhir. Sementara siswa kelas 10 dapat menggunakan ijazah SMP atau sederajat sebagai salah satu dokumen persyaratan. Kemampuan Bahasa Inggris juga menjadi bagian penting dalam proses seleksi. Calon peserta harus memiliki sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 500, IELTS 5,5 atau TOEIC 785. Siswa yang memiliki kemampuan Bahasa Jepang akan mendapatkan nilai tambah. Selain kemampuan akademik dan bahasa, peserta harus berada dalam kondisi sehat serta mendapat izin dari orang tua atau wali. Surat keterangan dari sekolah atau kartu pelajar juga menjadi salah satu dokumen yang harus disiapkan. Peserta yang mempunyai portofolio maupun sertifikat prestasi dapat menyertakannya sebagai dokumen pendukung. Calon peserta yang telah memiliki paspor juga mendapatkan prioritas. Ada satu persyaratan kreatif yang cukup menarik dalam proses pendaftaran.
Tags:
pendidikan
Komentar Pengguna