Kesehatan
Hilmi An Naufal

Kemenkes Perkuat Layanan Papua Pegunungan, Delapan RSUD Disiapkan Naik dari Kelas D Menjadi Kelas C

Kemenkes Perkuat Layanan Papua Pegunungan, Delapan RSUD Disiapkan Naik dari Kelas D Menjadi Kelas C

05 Oktober 2026 | 07:20

KebonCinta.com — Kementerian Kesehatan memperkuat pelayanan kesehatan di Papua Pegunungan agar masyarakat tidak selalu harus keluar daerah ketika membutuhkan penanganan penyakit berat.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah peningkatan kemampuan rumah sakit umum daerah serta penguatan tenaga kesehatan melalui kerja sama dengan rumah sakit besar di Indonesia.

“Pemerataan kesehatan di seluruh tanah air,” ujar Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes Ghotama Airlangga.

Ia menjelaskan pemerintah ingin masyarakat di Papua Pegunungan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang semakin lengkap di wilayahnya sendiri.

Program tersebut menggunakan pendekatan pengampuan atau pendampingan.

Rumah sakit dan tenaga kesehatan di Papua Pegunungan akan mendapatkan dukungan dari rumah sakit yang memiliki kemampuan lebih lengkap pada bidang tertentu.

Sejumlah layanan prioritas yang diperkuat mencakup penyakit kanker, jantung dan stroke.

Selain itu terdapat layanan uronefrologi, kesehatan ibu dan anak, tuberkulosis, penyakit infeksi emerging, diabetes melitus, gastrohepatologi, kesehatan jiwa dan mata.

Kemenkes berharap penguatan tersebut secara bertahap dapat mengurangi kebutuhan pasien dirujuk ke luar Papua Pegunungan.

Pasien dengan penyakit tertentu nantinya diharapkan dapat memperoleh pemeriksaan dan perawatan lebih dekat dari tempat tinggal.

Kebijakan ini penting karena perjalanan keluar daerah dapat menjadi tantangan tersendiri bagi pasien dan keluarga.

Selain membutuhkan biaya tambahan, kondisi geografis Papua juga membuat perjalanan menuju fasilitas rujukan tidak selalu mudah.

Kemenkes juga menyiapkan peningkatan kelas terhadap delapan RSUD yang berada di Papua Pegunungan.

Rumah sakit tersebut diarahkan naik dari kelas D menjadi kelas C.

Rumah sakit kelas C secara umum memiliki layanan spesialis yang lebih lengkap dibandingkan rumah sakit kelas D.

Setidaknya terdapat empat layanan spesialis dasar yang menjadi bagian penting, yakni penyakit dalam, kesehatan anak, bedah serta kebidanan dan kandungan.

Peningkatan kelas bukan hanya menyangkut perubahan status administratif.

Rumah sakit juga membutuhkan kesiapan tenaga kesehatan, peralatan, fasilitas serta sistem pelayanan yang sesuai dengan standar.

Karena itu, proses peningkatan dilakukan bersama dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya perlu memiliki kemampuan yang memadai untuk menjalankan pelayanan yang semakin kompleks.

Kemenkes menyebut dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.

Kolaborasi pusat dan daerah diperlukan agar pembangunan fasilitas kesehatan tidak berhenti pada pembangunan gedung maupun pengadaan alat.

Peralatan kesehatan harus dapat digunakan secara optimal dan didukung tenaga yang memiliki kompetensi.

Jika penguatan rumah sakit berjalan sesuai rencana, masyarakat Papua Pegunungan diharapkan mempunyai pilihan pelayanan yang lebih lengkap.

Pasien dapat memperoleh diagnosis dan perawatan lebih cepat tanpa harus selalu dirujuk ke wilayah lain.

Pemerataan pelayanan juga menjadi bagian dari upaya mengurangi kesenjangan kesehatan antara wilayah perkotaan besar dan daerah yang memiliki tantangan geografis.

Kemenkes berharap peningkatan delapan RSUD menjadi salah satu langkah menuju layanan kesehatan yang semakin setara dari Sabang hingga Merauke.

Tags:
Kemenkes Papua Pegunungan RSUD Rumah Sakit Kesehatan Dokter Pelayanan Kesehatan

Komentar Pengguna