KebonCinta.com - Memahami tahap pencatatan akuntansi perusahaan jasa membutuhkan latihan menganalisis transaksi.
Siswa perlu mengetahui akun yang terpengaruh, menentukan debit dan kredit, serta memahami proses pemindahan jurnal ke buku besar.
Berikut contoh soal yang disusun khusus sebagai bahan latihan, lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan.
Pemilik usaha desain menyetorkan Baca Juga: Uang Masuk Belum Tentu Pendapatan, Kenali Pencatatannya dalam Akuntansi Jasa uang tunai sebesar Rp10.000.000 sebagai modal awal.
Bagaimana jurnal yang tepat?
A. Debit Kas, Kredit Modal
B. Debit Modal, Kredit Kas
C. Debit Kas, Kredit Pendapatan Jasa
D. Debit Beban, Kredit Kas
Kunci jawaban: A
Pembahasan: Kas bertambah sehingga dicatat pada debit. Modal pemilik bertambah sehingga dicatat pada kredit, masing-masing Rp10.000.000.
Baca Juga: Utang Jangka Pendek dan Jangka Panjang, Bagaimana Membedakannya dalam Akuntansi?
Perusahaan membeli perlengkapan kantor senilai Rp750.000 secara kredit.
Akun yang terpengaruh adalah ....
A. Kas dan pendapatan
B. Perlengkapan dan utang usaha
C. Beban gaji dan kas
D. Piutang dan modal
Kunci jawaban: B
Pembahasan: Perlengkapan bertambah pada debit, sedangkan utang usaha bertambah pada kredit karena pembelian belum dibayar.
Perusahaan menerima pembayaran tunai Rp1.200.000 atas jasa yang telah diselesaikan.
Pencatatan yang benar adalah ....
A. Debit Kas, Kredit Pendapatan Jasa
B. Debit Pendapatan Jasa, Kredit Kas
C. Debit Piutang, Kredit Kas
D. Debit Kas, Kredit Utang
Kunci jawaban: A
Pembahasan: Kas meningkat dan pendapatan jasa bertambah. Keduanya dicatat sebesar Rp1.200.000.
Baca Juga: Latihan Soal Penggolongan Akun dalam Akuntansi, Lengkap dengan Pembahasannya
Saldo awal akun kas adalah Rp5.000.000. Perusahaan menerima pembayaran jasa Rp2.000.000 dan membayar beban listrik Rp500.000.
Berapa saldo akhir kas?
A. Rp4.500.000
B. Rp5.500.000
C. Rp6.500.000
D. Rp7.500.000
Kunci jawaban: C
Pembahasan: Saldo kas dihitung dengan menambahkan penerimaan dan mengurangi pengeluaran.
Rp5.000.000 + Rp2.000.000 − Rp500.000 = Rp6.500.000.
Tips Mengerjakan Soal Akuntansi
Mulailah dengan menentukan jenis transaksi dan akun yang terpengaruh.
Setelah itu, tentukan apakah setiap akun bertambah atau berkurang.
Gunakan aturan debit-kredit sesuai kelompok akun, lalu periksa keseimbangan jurnal.
Baca Juga: Akun Riil dan Akun Nominal dalam Akuntansi, Apa Perbedaannya?
Latihan secara rutin membantu siswa memahami pencatatan akuntansi berdasarkan logika transaksi, bukan hanya menghafal jawaban.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir