Mantap! Puspenma dan LPDP Percepat Penyaluran Beasiswa 2025 untuk Awardee Kemenag

Mantap! Puspenma dan LPDP Percepat Penyaluran Beasiswa 2025 untuk Awardee Kemenag

05 Desember 2025 | 14:27

Keboncinta.com-- Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan bersepakat melakukan akselerasi penyaluran program beasiswa, baik program gelar maupun non-gelar.

Langkah ini ditujukan agar setiap komponen pembiayaan dapat tersalurkan secara cepat, tepat, dan tidak terkendala batas waktu administrasi.

Kepala Puspenma, Ruchman Basori, menegaskan pentingnya percepatan penyaluran untuk menjamin pembiayaan bagi awardee, mulai dari biaya hidup, biaya studi, tunjangan buku, hingga dukungan penelitian dan jurnal scopus.

Menurutnya, percepatan menjadi urgensi karena akhir tahun ini terdapat batas waktu penyampaian pengajuan pencairan seluruh komponen pendanaan pada 5 Desember 2025.

Ruchman meminta seluruh awardee segera mengajukan pencairan sebelum batas waktu. Semua berkas akan diverifikasi terlebih dahulu oleh tim Puspenma sebelum diteruskan ke feeder LPDP.

Baca Juga: Dosen harus Tahu! Kemenag Buka Periode III Kenaikan Jabatan Akademik: Peluang Baru Menuju Lektor Kepala dan Guru Besar

Proses ini disampaikan dalam kegiatan rekonsiliasi percepatan penyaluran beasiswa yang berlangsung selama tiga hari, 2–4 Desember 2025, di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Ruchman yang juga alumnus IAIN Walisongo Semarang, berharap LPDP dapat mengalokasikan tambahan pendanaan.

Menurutnya, besarnya kebutuhan dan luasnya cakupan stakeholder di Kemenag—mulai dari dosen, guru, ustadz, kyai, santri hingga pegawai—menjadi alasan kuat untuk memperluas manfaat program Beasiswa Indonesia Bangkit.

Ia menegaskan, penyaluran beasiswa kepada Keluarga Besar Kemenag akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Tanggap Darurat Banjir Sumut: Kemenag Bantu Warga dan Perbaiki Infrastruktur Publik

Kepala Divisi Keuangan LPDP, Juni Damanik, memastikan pihaknya berkomitmen mendukung percepatan agar seluruh program beasiswa 2025 dapat dibayarkan pada tahun anggaran yang sama.

Juni menambahkan, catatan verifikasi yang muncul selama proses rekonsiliasi diharapkan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga seluruh pengajuan dapat diselesaikan maksimal pada 5 Desember 2025.

Sebagai informasi, sejak 2022 Kemenag telah memberikan layanan beasiswa kepada lebih dari 7.800 awardee, baik untuk program S1, S2, maupun S3 di dalam dan luar negeri. Pada 2025, Kemenag telah merekrut 1.029 penerima beasiswa program degree, sementara program non-degree mencakup:

  1. Language Academic Preparation Program (LAPP): 75 peserta

  2. Pelatihan Multimedia Pesantren: 240 peserta

  3. Penguatan Moderasi Beragama: 240 peserta

Jumlah ini merefleksikan komitmen pemerintah dalam memperkuat kapasitas akademik dan literasi digital di lingkungan pendidikan keagamaan.

Baca Juga: Mengapa Kita Mudah Menangis saat Mendengar Lagu? Ini Rahasia Psikologi di Balik Hati yang Peka dan Imajinatif

Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan, Siti Maria Ulfa, mengingatkan seluruh tim Puspenma untuk fokus pada percepatan pencairan serta menindaklanjuti catatan verifikasi dari LPDP secara responsif.

Langkah ini diharapkan menjadi penutup tahun anggaran yang efektif, transparan, dan berdampak nyata.***

Tags:
kemenag beasiswa lpdp

Komentar Pengguna