KebonCinta.com - Lingkaran merupakan salah satu bangun datar yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari roda kendaraan, jam dinding, hingga tutup botol.
Dalam pelajaran matematika, salah satu materi penting yang perlu dipahami adalah cara menghitung keliling lingkaran.
Keliling lingkaran merupakan panjang garis lengkung yang membentuk batas lingkaran tersebut.
Untuk menghitungnya, siswa perlu memahami hubungan antara jari-jari, diameter, dan nilai phi atau π.
Baca Juga: Sering Nge-blank Saat Mengerjakan Soal Matematika? Ini 6 Cara Mengatasinya
Keliling lingkaran adalah panjang seluruh garis yang mengelilingi sebuah lingkaran.
Berbeda dengan luas yang menunjukkan ukuran daerah di dalam lingkaran, keliling hanya menghitung panjang batas luarnya.
Terdapat dua rumus yang dapat digunakan, yaitu:
K = 2 × π × r
atau
K = π × d
Keterangan:
Diameter merupakan dua kali panjang jari-jari.
Baca Juga: Peluang Matematika Dua Dadu, Begini Cara Menyusun Ruang Sampel dengan Tabel
Contoh Soal 1
Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 7 cm. Berapakah kelilingnya?
Pembahasan:
K = 2 × 22/7 × 7
K = 44 cm
Jadi, keliling lingkaran tersebut adalah 44 cm.
Contoh Soal 2
Sebuah lingkaran memiliki diameter 20 cm. Tentukan kelilingnya!
Pembahasan:
K = 3,14 × 20
K = 62,8 cm
Jadi, keliling lingkaran tersebut adalah 62,8 cm.
Baca Juga: Sering Bosan Saat Belajar Matematika? Ini 8 Tips agar Lebih Menyenangkan dan Mudah Dipahami
Perhatikan terlebih dahulu apakah soal memberikan informasi jari-jari atau diameter.
Jika diketahui jari-jari, gunakan rumus K = 2 × π × r.
Sementara itu, jika diketahui diameter, gunakan rumus K = π × d.
Dengan memahami kedua rumus tersebut, siswa dapat menyelesaikan berbagai soal keliling lingkaran secara lebih mudah.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir