Keboncinta.com — Bacaan istighfar untuk membersihkan hati dari pikiran negatif dapat diamalkan ketika seseorang mengalami kegelisahan, kecemasan, prasangka buruk, atau pikiran yang terus berulang. Dalam Islam, istighfar bukan sekadar ucapan memohon ampun kepada Allah SWT, melainkan juga bentuk introspeksi dan kesungguhan untuk memperbaiki diri.
Memperbanyak istighfar dapat menjadi ikhtiar spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah. Namun, amalan ini perlu disertai usaha nyata, seperti menghindari kebiasaan buruk, memperbaiki perilaku, dan menyikapi persoalan dengan lebih bijaksana.
Baca Juga: Istigfar: Obat Mujarab yang Sering Dilupakan
Salah satu bacaan istighfar yang mudah diamalkan setiap hari adalah:
Arab:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
Latin: Astaghfirullah.
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah.
Selain bacaan singkat tersebut, umat Islam juga dianjurkan membaca Sayyidul Istighfar atau penghulu istighfar.
Arab:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ لَكَ بِذَنْبِيْ، فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ.
Latin:
Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa anaa 'abduka, wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'uudzu bika min syarri maa shana'tu, abuu'u laka bini'matika 'alayya, wa abuu'u laka bidzanbii, faghfir lii, fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta.
Artinya:
Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha memenuhi janji kepada-Mu sesuai kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.
Sayyidul Istighfar memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Bukhari. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa orang yang membacanya pada pagi hari dengan penuh keyakinan, kemudian meninggal sebelum petang, dijanjikan surga. Begitu pula orang yang membacanya pada malam hari dan meninggal sebelum pagi.
Ada beberapa keutamaan istighfar yang dapat menjadi pengingat bagi seorang Muslim untuk memperbaiki diri.
Istighfar dapat dibaca kapan saja. Namun, terdapat beberapa waktu yang memiliki tuntunan khusus dalam Islam.
Apabila pikiran negatif muncul dalam bentuk bisikan atau waswas, seorang Muslim juga dapat membaca ta'awudz:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
A'udzu billahi minasy-syaithanir-rajim.
Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.
Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa bisikan hati dimaafkan selama tidak diucapkan atau dilakukan, sebagaimana hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
Baca Juga: Kisah Ulama yang Rezekinya Lapang karena Istighfar
1. Apakah istighfar bisa menghilangkan pikiran negatif?
Istighfar dapat membantu menenangkan hati secara spiritual dan mengingatkan seseorang untuk kembali kepada Allah. Namun, pikiran negatif yang terus mengganggu juga perlu disikapi melalui introspeksi dan langkah nyata.
2. Berapa kali sebaiknya membaca istighfar setiap hari?
Rasulullah SAW mencontohkan beristighfar lebih dari 70 kali dalam sehari. Dalam riwayat Muslim, beliau bahkan menyebutkan beristighfar sebanyak 100 kali sehari.
3.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir